RAMADHAN – Hadiah Antara Tuhan & Hamba

LINK : Peringkat – Peringkat Orang Yang Berpuasa

Dengan Kasih Sayang dari Allah Ramadhan tiba lagi. Ramadhan membawa hadiah-hadiah yang terlalu banyaknya mahal dan besar-besar dari Allah. Hadiah buat orang bertaqwa, bukan untuk orang Islam. Lebih-lebih lagi bukan untuk orang yang zalim dan fasiq. Hadiah dari Allah itu ada bermacam-macam. Diletakkan di dalam wadah dari bahan-bahan yang mahal

Continue reading

Advertisements

UPGRADING RAMADHAN…

ramadan_kareem.jpg

BAGAIMANA MEMBAIKI DIRI DI BULAN RAMADHAN ?
Bulan Ramadan adalah satu bulan yang di dalamnya diturunkan Al Quran. 
Bulan yang diturunkan rahmat dan berkat. 
Bulan diampunkan dosa. 
Bulan yang kebaikannya diganda-gandakan Tuhan. 
Bulan yang didalamnya berlaku Lailatul Qadar. 
Yang mana siapa yang dapat beribadah tepat pada malam Lailatul Qadar seolah-olah dipanjangkan  umur. Seolah-olah mereka pernah beribadah selama lebih 1000 bulan, yakni lebih dari 83 tahun. Inilah antara Rahmat Tuhan kepada orang yang bertaqwa atau yang bercita-cita menjadi orang  bertaqwa. Ini satu anugerah Tuhan. 
Ini menunjukkan bulan Ramadan adalah raja segala bulan. Pada bulan ini, Tuhan menyuruh kita berpuasa di siang hari dan beribadah di waktu malamnya. Oleh kerana Tuhan hendak memberi pahala yang besar, terutama yang mendapatkan Lailatul Qadar, ini mesti ada rahsia dari Tuhan, mengapa Tuhan pilih bulan Ramadan, mengapa begitu besar pahalanya di sisi Tuhan. Ini tak berlaku di bulan-bulan lain. Lebih-lebih lagi dosa-dosa kita semua diampunkan. 
Kejadian Manusia
Kalau kita hendak bercerita mengenai hal ini, ia ada hubungan dengan kejadian manusia itu sendiri. Mungkin kebanyakkan orang tidak mengetahui yang manusia itu kejadiannya terdiri daripada 4 unsur. Iaitu:- 
  1. jasad lahiriah 
  2. akal 
  3. roh 
  4. nafsu. 
  • Peranan jasad hanya bertindak, berbuat, melaksana. 
  • Peranan akal menerima ilmu, menerima maklumat. Samada maklumat itu betul atau tidak, memberi manfaat atau tidak, dia hanya mengumpulkan saja maklumat itu. 
  • Peranan nafsu merangsang dan berkehendak. Saya ulang lagi, peranan nafsu merangsang dan berkehendak. Kehendak samada yang baik atau yang buruk, halal atau haram, positif ataupun negatif.. 
  • Peranan hati hanya semata2 merasa. Rasa2 itulah yang datang dari akal, dari fizikal, dan yang datang dari tindakan nafsu. Hati atau Roh ini umpama raja di dalam diri manusia. 
Jadi kalau nafsu, akal dan fizikal baik, dia akan membangunkan jiwa2 yang baik. 
Kalau nafsu, akal dan jasad jahat maka roh atau hati yang merupakan raja dalam diri dia akan jahat, 
Kalau roh baik, maka baiklah hati.

SILAKAN MEMBACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI

Peringkat-Peringkat Orang Yang Berpuasa

ramadhan_2.jpg

 

PUASA ORANG AWAM

Baginya puasa adalah tidak makan minum, dan tidak berhubungan suami istri ketika siang hari dengan niat karena Allah. Tetapi mulutnya tidak berpuasa, karena masih suka menyindir orang, ngatain orang, berkata yang tidak baik. Telinganya tidak berpuasa karena masih mendengarkan hal-hal yang tidak baik, yang sia-sia. Fikirannya tidak dijaga, karena masih memikirkan hal-hal yang melanggar syariat. Hatinya tidak berpuasa, karena tidak dijaga dari perkara yang dapat melalaikannya dari Allah.

Begitulah, ia cuma menahan lapar dan haus saja. Tidak ada hal bermanfaat yang ia kerjakan di Bulan Ramadhan. Sambil nunggu waktu bedug, ia isi dengan nonton TV, tidur ( walaupun tidurnya orang berpuasa itu ibadah , tapi kenapa kita tidak gunakan waktu yang luang itu untuk baca AlQuran, hadiri majelis ilmu; majelis taman syurga yang dinaungi malaikat, menolong orang tua menyiapkan makanan tuk berbuka, membuat kegiatan sosial dan lain-lain.

Kalau kita sia-siakan puasa seperti ini, Allah tidak akan menilai ibadah kita, kita hanya akan dapat lapar dan dahaga saja. Sudah tentu puasa yang seperti ini tidak akan membawa perubahan kebaikan pada diri kita, malah dengan puasa sifat-sifat jahat ( mazmumah ) kita makin menjadi-jadi, karena kita menyia-nyiakan puasa kita ini dengan hal-hal yang tidak berguna. Rugilah kita sudah tidak memperlakukan tamu agung yang Allah datangkan itu dengan perlakuan yang terbaik dan istimewa, di akhirat nanti baru kita menyesal. Kalo udah menyesal di akhirat, apa gunanya? Continue reading

Bimbang Menyambut Ramadhan

Tuhan…

Aku tidak tahu mengapa aku ini

Aku berlainan sekali dari orang

Setiap kali kedatangan Ramadhan mereka menyambut dengan gembira

Muka-muka mereka kelihatan ceria

Tapi aku berlainan pula

Kedatangan Ramadhan penuh dukacita

Bukan aku benci dengan bulanmu

Yang penuh dengan rahmat dan berkat

Tapi aku benci dengan diriku

Aku bimbang Ramadhanmu aku tidak dapat mengisinya dengan sebaik-baiknya

Aku rasa puasaku tidak sempurna

Bahkan adakalanya aku rasa puasaku terbatal selalu

Sembahyang yang aku bina tidak sah

Tarawikh dan bacaan Al Quranku tidak sampai ke mana Continue reading