(ii) Kelemahan Demokrasi Dalam Memilih Pemimpin

Bagi orang-orang yang mencintai kebenaran, mereka tentu mencari-cari satu cara baru yang suci, bersih dan mulia. Apakah tidak ada lagi di dunia ini kebenaran dan kemuliaan sehingga manusia terpaksa bergelimang dengan najis dan kejahatan demokrasi? Jawabnya ada, yaitu Islam. Yakni kebenaran mutlak yang datang dari ALLAH termaktub dalam Al Quran, tergambar dalam Sunnah Rasulullah SAW dan perjalanan Khulafaur Rasyidin.

demokrasi-2

Sebenarnya pemilihan pemimpin secara demokrasi itu sudah berjalan sejak 4-5 ribu tahun dahulu oleh orang-orang Yunani. Karena manusia waktu itu tidak banyak, maka mereka menjalankan demokrasi secara langsung. Yakni semua rakyat datang ke satu dewan persidangan untuk mewakili diri masing-masing dalam acara pelantikan pemimpin yang hendak dibuat. Misalnya penduduk sepuluh ribu orang maka kesepuluh ribu orang itu datang untuk menyatakan pandangan dan menentukan pemimpin yang dikehendakinya.

Dari situ kelihatan bahwa orang-orang sekuler itu memandang tujuan melantik pemerintah ialah untuk menjalankan kehendak-kehendak rakyat. Sebab itu mereka dinamakan wakil rakyat. Sedangkan dalam Islam, pemerintah bukan wakil rakyat. Tetapi wakil ALLAH (khalifatullah) untuk menjalankan pemerintahan menurut cara yang ditentukan oleh ALLAH. Kedua pandangan itu mempunyai maksud, cara dan tujuan yang amat berbeda. Continue reading

Advertisements

(i) Kelemahan Demokrasi Dalam Memilih Pemimpin

HAMPIR semua pemerintah atau pemimpin di dunia kini baik orang Islam atau bukan, telah naik melalui pemilihan. Yakni hasil pemilihan rakyat jelata di hari pemilihan yang dilakukan beberapa tahun sekali. Pemimpin manapun yang mendapat suara lebih dari yang lain, dialah yang naik menjadi pemerintah untuk negara tersebut. Cara pemilihan pemimpin yang seperti itu adalah cara Barat yang menganut ideologi liberal kapitalisme, yang mempraktekkan sistem demokrasi terbuka.


no-vote

Hal seperti itu jauh berbeda dengan Islam yang merujuk pada Al Quran, Hadist dan ulil amri (ahlul halli wal ‘aqdi). Dalam Islam, pemilihan pemimpin dibuat berdasarkan sistem demokrasi terpimpin. Artinya, mereka dipilih dari kalangan beberapa orang yang menjadi intipati masyarakat yang disebut ahlul halli wal ‘aqdi. Di antara cara Islam dan cara Barat itu, terdapat perbedaan yang jauh. Kita akan membandingkan kedua hal itu supaya kita dapat melihat kebenaran dan kebijaksanaan sistem Islam.

1. Kita telah difahamkan bahwa melalui pemilihan umum, pemimpin yang naik adalah pilihan mayoritas rakyat jelata. Padahal bila diamati, hal itu tidak semestinya terjadi.

Misalnya dua orang calon bertanding di kawasan yang memiliki 10 ribu pemilih. A mendapat 4500 suara, B mendapat 4000 suara dan yang tidak memilih 1500. Perbedaan antara keduanya cuma 500 suara saja. Tetapi yang tidak memilih sebanyak 1500. Artinya A cuma diterima oleh 4500 orang rakyatnya. Sedangkan 5500 lagi menolak kepemimpinannya. Hal itu sebenarnya akan membentuk satu pemerintahan yang tidak stabil. Negaranya mudah goyang.

Keadaan akan menjadi lebih malang kalau terjadi seperti ini: terdapat tiga orang calon yang bertanding di kawasan yang pemilihnya ada 10 ribu orang. Keputusannya,

A dapat 3300 suara
B dapat 3300 suara
C dapat 3400 suara

Artinya C menang dengan penyokongnya 3400 sedangkan penentangnya kalau ditambahkan antara dua calon yang lain ialah 6600. Secara demokrasi, Bagaimana dapat dipastikan bahwa dia naik atas dukungan mayoritas? Karena penentangnya lebih banyak daripada pendukung. Coba gambarkan dalam sebuah negara yang penyokongnya sedikit dan penentangnya banyak, bagaimana negara itu akan stabil? Huru-hara selalu terjadi dan kerajaan dapat tumbang dengan mudah. Continue reading

Indonesia jangan Tertipu oleh Obama !

Setelah membaca beberapa berita terkini pada link2 di bawah ini, — mengenai sepak terjang presiden terpilih AS Barack Obama — saya tergerak hati untuk memposting satu artikel mengenainya. Walaupun isu ini mungkin sudah tenggelam dan sudah dilupakan, namun saya berharap semoga kita dapat menghargai tulisan ini setidaknya  untuk menjadi bahan renungan buat kita  dan dapat membuka mata umat Islam — khususnya di Indonesia — bahwa tipu daya musuh tidak akan padam selagi kita belum mengikuti apa kemauan mereka. Semoga kita dapat memperbaiki dan menjaga diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara tanpa bergantung dan memberi kepercayaan kepada musuh melainkan bergantung kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW dengan mengusahakan taqwa dengan sebenar2nya :

obamapointingfingerobama-indonesia

—— Ramai dikalangan pemimpin dan umat Islam di Indonesia menyuarakan harapan kepada Obama untuk menyelesaikan masalah dunia khususnya yang berkaitan dengan negara-negara Umat Islam. Ini menunjukan betapa Umat Islam sudah rusak roh serta pemikirannya yang sudah sangat dicorak oleh Barat. Tidak heranlah mengapa sistem yang berjalan di negara-negara Umat Islam adalah sistem Barat. Bahkan termasuk ulama bertaraf Mufti pun turut memuji sistem demokrasi AS dan  turut menyeru supaya kita turut mengikut jejak langkah demokrasi AS itu.

Pernah suatu ketika dahulu seorang ulama juga yang agak terkenal menyarankan agar dalam mengatasi masaalah institusi keluarga, kita perlu meniru AS kerana mereka ada kumpulan sokongan. Amat mengherankan para ulama kita dan juga pemimpin umat Islam seringkali melaungkan Hadis Rasulullah saw yang bermaksud lebih kurang, ‘Aku tinggalkan dua perkara yang selagi berpegang kepadanya nescaya tidak akan sesat buat selama-lamanya iaitu Al Quran dan As Sunnah. Tetapi masih mengagungkan sistem yang selama ini sangat rusak dan merusakan. Sedang seluruh sistem anti Tuhan mengalami era suram dan bakal hancur tidak lama lagi ulama Islam pula mengajak meniru sistem tersebut. Dimana kedudukan Al Quran dan As Sunah dalam usaha menjadikan dunia lebih aman makmur dan mendapat keampunan Allah swt ??

Apakah pemimpin, ulama dan kita umat Islam tidak faham atau keliru siapa Presiden AS dan siapa yang sangat berpengaruh dalam menentukan dasar-dasar AS ??!! kecuali Yahudi sudah muak dengan AS atau Obama bertegas mengenepikan untung rugi Israel atau AS sudah tidak lagi menjadi ‘Bapak Angkat’ kepada Israel, barulah dasar AS akan berubah.  Baca artikel di sini : Obama : The Zionist Wolf in Sheep’s Clothes

Continue reading

Pak Harto dalam kenangan (I): Pak Harto ikut Jadwal Allah

pak-harto-imam.jpg

~ In memoriam pak Harto, selaku pemimpin negara beliau juga imam kepada kabinetnya. Maka Apabila sebuah istana terbuka pintunya untuk menerima iman, lalu berubahlah seluruh rakyat dan negaranya ~

Link : Jadual Allah

Pak Harto Naik Lagi, Selamat Jalan Pak Harto..

Membaca Jadual Allah untuk ummat Islam maka kita akan terjumpa satu agenda yang berbunyi :

” Akan berlaku di akhir zaman, Islam muncul dari bumi sebelah Timur”

(Hadis Rasulullah SAW dipetik dari kitab Sababul Inhithath Al Muslimin karangan Sayid Hassan Ali An Nadawi)

Sejak wafatnya baginda Rasulullah hinggalah ke hari ini, orang-orang alim dan beriman sentiasa mencari-cari dan menunggu-nunggu kapan terjadinya jadual itu. Orang-orang Mukmin mengharap biarlah terjadi kebangkitan itu di za­man dan di tangan mereka. Namun terbukti bahawa ianya belum pernah terjadi sebelum ini, walaupun sudah ramai umat Islam dari Iran, Iraq, Sudan, Indonesia dan lain-lain tempat yang mencoba agar terjadi di tangan mereka.

Perihal Jadual ALLAH ini, ia pasti terjadi. Tidak akan ALLAH dan Rasul berbohong dan mungkir janji. Kita tidak boleh mengesampingkan Hadis yang sangat masyhur ini. Bahkan orang-orang Yahudi dan kristian pun sangat yakin dengan ungkapan agung ini, masakan umat Islam pula meragui­nya.

Pak Harto, Presiden Indonesia [saat artikel ini ditulis*], ketua kepada 180 juta manusia, tahu dan yakin akan khabar gembira [bu­syro] untuk umat Islam ini. Dan lagi pula cuaca du­nia akhir-akhir ini, terutama di awal kurun ke-15 Hijrah ini, seperti berbunga dan berbau Islam.

Menteri Keuangan Malaysia [saat artikel ini ditulis *], Anwar Ibrahim sejak dulu-dulu lagi selalu melaung-laungkan: “Zaman ini, the rising tide of Islam.” Lee Kuan Yew, bekas PM Singapura itu pun, sekali­pun bukan Islam tetapi beliau nampak tanda-tanda ke­banjiran kebangkitan Islam akan melanda dunia. “la tidak dapat dibendung lagi,” katanya.

Prediksi beberapa tokoh hampir-hampir menjadi ken­yataan, bahawa Islam bangkit di Timur. Antara yang mem­buat prediksi mengenai potensi bumi sebelah Timur itu ialah:

1. Dr. Abdul Sallam Harras, pensyarah Universitas Qa­rawiyyin, Maghribi. Beliau pernah berkata kepada rombo­ngan Pendakwah dari Malaysia yang menziarahi rumahnya, “Islam akan bangkit kembali bermula dari kamu (Timur).”

2. Malik Bennabi, – penulis terkenal Algeria. Katanya: “Selepas Perang Dunia Kedua, Islam akan berpusat di Asia Tenggara. Bukan lagi berpusat di Makkah, Mesir, Turki atau Yaman Selatan.”

3. Judith Nagata, penulis Amerika. Menurutnya, “Islam tidak bangkit lagi di Timur Tengah.”

4. Asy Syahid Hassan Al Banna pernah berkata, “Ke­kuasaan dunia dipegang secara bergilir-gilir oleh manusia Timur dan Barat. Mula-mula bangsa Qibti [Timur] berkua­sa. Kemudian ia dikalahkan oleh bangsa Yunani [Barat]. Bangsa Yunani dikalahkan oleh orang-orang Parsi [Timur]. Parsi kemudiannya dikalahkan oleh Rom [Barat]. Rom kemudiannya dikalahkan oleh bangsa Arab/Islam [Timur]. Se­telah itu kekuatan Islam mula merosot, dan pihak Barat pula mengambil alih kuasa dunia.”

Berdasarkan sifir Hasan Al Banna ini, dan melihat pada suasana dunia hari ini yang memperlihatkan Barat sedang menuju kehancuran, maka Timurlah yang akan meng­ambil alih kekuasaan dunia dari tangan Barat.

5. Mahmud Bajanji; bekas Perdana Menteri Iraq. Per­nah beliau berkata di satu majlis, “Semua bangsa yang me­meluk agama Islam telah mengalami zaman keemasan. Ke­cuali bangsa ini [sambil menunjuk wakil Indonesia]. Saya yakin bangsa inilah [Melayu] di belakang hari yang akan memimpin dunia Islam.”

6. Nostradamus, Futurist Perancis berketuru­nan Yahudi yang terkenal itu, pun pernah meramalkan mengenai kemunculan seorang penyelamat akhir zaman di Timur.

Katanya:

“The long awaited one will never come into Europe; instead he will appear in Asia… He will dominate over all the Rulers of the Orient.”

“Tokoh yang sekian lama dinanti-nanti ti­dak akan muncul di Eropa, sebaliknya dia akan muncul di Asia… Dia akan menguasai semua pemerintah di Ti­mur.”

7. Joyoboyo, kitab Babad Tanah Jawi, memberitakan bahawa In­donesia [Timur] akan menjadi negeri “gemah ripah loh ji­nawi” (adil dan makmur), “subur kang sarwa tinandur mu­rah kang sarwa tinuku” (yang ditanam subur dan barang-­barang bisa dibeli dengan harga murah). Ini berlaku selepas Nusantara mengalami tiga proses kepimpinan iaitu:

babad-tanah-jawi.jpg

a. Satria Kinunjara – satria yang membebaskan umat Islam dari penjajahan.

b. Satria Mukti Wibawa – satria yang penuh dengan wibawa.

c. Satria Piningit – satria yang disimpan oleh Tuhan dan merupakan orang kanan Ratu Adil (Imam Mahdi). Jika disesuaikan dengan hadis, ‘satria piningit’ yang dimaksudkan itu adalah Pemuda Bani Tamim. Continue reading

PAK HARTO NAIK LAGI…!?

soeharto.jpg

H. Muhammad SOEHARTO

[ Nama Muhammad beliau pakai setelah manunaikan fardlu haji, sebagai tanda kecintaan beliau pada Nabinya ]

~ Seorang Islam yang pernah menjadi ketua dan “penjaga” 150 juta ummat Islam di Timur selama 32 tahun. Seorang yang bukan sembarangan dan amat berjasa mengiringi kebangkitan Islam dari Timur. Kabinetnya bercirikan songkok di kepala yang mencerminkan harapan beliau untuk sebuah kebangkitan Islam ~

Beberapa hari ini dalam sakitnya yang semakin kritis, nama pak Harto kembali meniti di bibir bangsa Indonesia. Bahkan buku Otobiografinya di beberapa kota besar di Indonesia habis terjual. Dengan sakit ini seakan PAK HARTO NAIK LAGI popularitasnya melebihi siapa pun di negeri ini. Hampir semua media memberitakan tentangnya. Bahkan tak sedikit yang masih setia menghujatnya sekalipun beliau sudah dalam NAZAK-nya. Semoga hujatan2 itu menghapuskan dosa-dosanya, 200 juta orang Indonesia menghujat beliau, maka boleh jadi 200 juta dosa beliau diampunkan oleh Tuhan sedangkan kita yang menghujat belum tentu selamat di akhirat.

Marilah kita sebagai ummat Islam bijaksana menyikapi hal ini. Sekalipun beliau banyak kesalahan tetapi secara tidak langsung tidak sedikit jasa-jasa yang beliau sumbangkan untuk negara dan bangsa ini khususnya kepada ummat Islam.

adil.jpg

~ seringnya kebencian dan dendam membuat kita berlaku tidak adil pada sesuatu golongan…

——————————

Inilah doa untuknya, semoga kita selaku ummat Islam dapat mencontoh Nabi kita yang senantiasa mendoakan kebaikan untuk sesama… :

“…WAHAI TUHAN yang membolak-balikkan hati, Tuhan yang menggilir-gilirkan rasa senang dan susah dalam dada manusia. Tuhan yang mengilhamkan kebaikan dan kejahatan supaya manusia dapat memilih salah satu darinya. Ya ALLAH jadikanlah hati Pak Harto itu senantiasa di atas petunjuk-Mu.

soeharto-sakit.jpgWAHAI TUHAN yang menetapkan hidup manusia adalah pergilran ujian dan nikmat. Yang juga mentakdirkan manusia suka dengan nikmat dan takut dengan azab. Ya ALLAH jadikanlah Pak Harto dapat bersyukur dengan nikmat dunia dan sabar dengan ujian duniawi supaya dia mendapat pahala sabar dan syukur yang sebesar-besarnya di Akhirat nanti.

WAHAI TUHAN yang Maha Mencintai makhluknya, yang sangat Mengasihi dan Sabar dengan beragam sifat hamba-hamba-Nya. Yang Kemapunan-Nya lebih besar dari Kemurkaan-Nya. Ya ALLAH, jadikanlah Pak Harto kenal dengan-Mu dan menjadikan tujuan hidupnya hanya untuk-Mu.

Ya ALLAH, di akhir zaman ini seperti yang Dikau janjikan, Islam akan bangkit dari bumi sebelah Timur, maka jadikanlah kami berusaha untuk menagih janji-Mu ya Allah. Tapi untuk menjadi pembangun agama-Mu kami perlukan Ilmu, kefahaman, metode, tenaga manusia, uang, iman dan taqwa, dilindungi dari kejahatan orang-orang yang anti Islam serta yang lain-lain lagi. Sedangkan itu semua milik mutlak-Mu ya Allah. Maka berikanlah kami jalan untuk mendapatkan semua itu dan mudahkanlah kami untuk kebaikan, ya Allah ! Apabila semua itu Dikau izinkan untuk kami, selamatkanlah kami dari Riya’, ujub, sombong, sumaah, pemarah, bakhil, dendam dan lain-lain lagi wahai Tuhan ! Karena tiada artinya kejayaan kami di atas semua itu. Kemudian orang lain selamat dari dosa, sedangkan kami binasa karena dosa-dosa batin serta akhlak-akhlak buruk itu.

WAHAI TUHAN, jadikanlah kami rakyat yang bertaqwa, yang dipimpin oleh pemimpin yang bertaqwa. Jadikan keluarga kami contoh kepada manusia. Jadikanlah musuh-musuh kami gagal dalam usaha mereka menghalang agama-Mu. Ya Allah ya Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, mudah saja bagi-Mu untuk menjadikan yang kami mohon ini terjadi. Kasihanilah kami hamba-hamba-Mu, dalam kebaikan yang kami inginkan ini. Dan sesungguhnya kami yakin sekali ya Allah, dengan Kasih Sayang dan pertolongan-Mu atas apa yang kami doakan ini. Dan ampunkanlah dosa-dosa kami

MOGA-MOGA panjang umur Pak Harto untuk menambah kebaikan pada diri, keluarga dan rakyat serta negaranya….”

AMIN ! Continue reading

Indonesia NEGERI 1001 BENCANA (II) : Versi Pemimpin Negara…?!

Jakarta, Kompas – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan, banyaknya terjadi bencana selama ini, disebabkan karena selain keserakahan, juga dosa-dosa penghuni bumi. Oleh karena itu, tugas kita semua di muka bumi ini untuk mencegahnya, mengatasi dan berharap agar tidak terjadi kelalaian, kecerobohan dan keserakahan lagi sekarang ini dan di masa depan.

leader.jpg

Hal ini disampaikan Presiden Yudhoyono saat menerima peserta workshop dan pertemuan gerakan lingkungan hidup Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) di Istana Negara, Jakarta, Minggu (22/7) sore. Hadir dalam acara itu Menteri Kehutanan MS Kaban. Hentikan penebangan hutan secara ilegal, agar kerusakan lingkungan hidup manusia di bumi, tidak berlanjut,” tandas Presiden.

[*bagaimana kalau kata2nya diubah begini?*>> hentikan penebangan moral dan akhlak bangsa terutama generasi muda oleh tontonan2 yang tidak mendidik, politik kotor, pornografi, sex bebas, budaya2 kotor dan narkoba, hentikan dosa2 dan najis2 batin bangsa Indonesia, yaitu dosa2 melupakan Tuhan dan mengesampingkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, kembalikan hati nurani bangsa ini kepada hati yang Cinta dan Takut kepada Tuhan… ]

Baca selenkapnya Disini

—————————————————————————————-
mr-president-bengkulu-earth-quake.gif

~Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam lawatan gempa Bengkulu~

Meskipun sudah hancur lebur bangsa ini dengan bencana, namun dari kata2 beliau, tidak ada satupun yang menyebut tentang kuasa Tuhan yang Maha Menjadikan segala sesuatu…!? Mari kita sebagai rakyat kecil sama2 berdoa untuk beliau…

———————————————————————————

Baca : Sekulerisme dalam sudut pandang Islam & Dunia dilanda wabah penyakit kronis

———————————————————————————

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa negeri kita dan dunia hari ini amat sangat memerlukan seorang pemimpin yang berTAQWA yang zuhud dan mampu menjadi tauladan baik secara lahir maupun batin. Yang merupakan bayangan dari seagung-agung pemimpin yakni Rasulullah SAW. Yang Tuhan pandang padanya. Yang Tuhan wariskan bumi ini kepadanya, selaku khalifah-Nya. Allah sebutkan dalam Al Qur’an :

“Allah pembela bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Surah Jatsiah: 19)

“Akan Aku wariskan bumi ini kepada orang-orang yang bertaqwa.”

(Surah Al-Anbia: 105)

Di sinilah semestinya peranan Ulama dalam mendidik Umara’ & masyarakat. Kalau tiada taqwa, maka tiada jaminan dari Allah. Menjadi orang Islam saja tidak cukup. Sebab dalam Al Qur’an, Allah hanya menjamin orang yang berTaqwa. Terbukti dengan penduduk yang mayoritas Islam, tetapi hari ini justru negeri inilah yang paling sengsara.

Karena kita belum menjadi bangsa yang bertaqwa. Marilah kita bergandeng bahu mengusahakan TAQWA, karena taqwa adalah Aset Dunia dan Akhirat.

——————————————————————-

Hayatilah nasehat ini : nasehat untuk pemimpin-pemimpin dunia

——————————————————————-

& don’t forget to compare respon pak Presiden dengan respon sopir bus dan Kondekturnya…

Indonesia NEGERI 1001 BENCANA (I) : Versi Sopir Bus dan Kondekturnya…?!

Hari ini negeri dan bangsa kita tercinta seolah tiada habis-habisnya didera oleh berbagai macam bencana, kesusahan, kemiskinan, kerusuhan, ketegangan, kelaparan, dsb. Bahkan mungkin boleh dibilang negeri kita ini sebagai NEGERI 1001 BENCANA ?. Baik berupa bencana alam maupun bencana kemanusiaan dan terlebih lagi bencana moral.

banjir.jpgHampir di semua sudut negeri ini bencana datang silih berganti tiada henti. Banjir dan tanah longsor, gelombang pasang, angin ribut, gempa bumi, gunung meletus, flu burung dan lain sebagainya. Bencana sosial, korupsi, suami bunuh isteri, anak bunuh ayah, kakek perkosa cucu, ibu buang bayi, sex bebas, narkoba, pornografi, bentrokan, mahasiswa lawan aparat, aparat lawan pedagang dan masih banyak lagi. Seolah-olah inilah zaman GORO-GORO yang diramalkan oleh JAYABAYA itu. Zaman goro-goro menjelang kedatangan Penyelamat yang dinanti.

Ironisnya, negeri ini juga lah kawasan dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Namun seakan “label” negara muslim terbesar di dunia tidak mampu meredakan bala bencana ini serta tidak cukup membawa rahmat serta kesejahteraan bagi bumi ini.

Dimulai dari bencana besar Tsunami Aceh di tahun 2004, selepas itu disusul dengan berbagai gempa bumi yang mengguncang hampir merata di seluruh nusantara sampai hari ini, yang terparah adalah Gempa Jogja 2006, Lumpur Lapindo yang menenggelamkan beribu rumah, kecelakaan transportasi dimulai dengan kasus misterius hilangnya Adam Air. Lalu hari ini banjir di berbagai kota seperti Solo,Tuban, Ngawi, Kudus, Semarang, Jakarta. Kemudian angin topan dan gelombang pasang di Ambon, tanah longsor di Tawangmangu, pembunuhan murid oleh gurunya di Sukabumi. Seolah semua itu tiba2 datang mengejutkan seluruh rakyat Indonesia. Karena bencana kali ini dirasakan luar biasa dahsyat, tidak pernah terjadi sebelum2nya hingga separah ini.

Sewaktu saya berada dalam perjalanan menggunakan bus dari Bandung menuju Jogjakarta, saya sempat terdengar dialog antara sopir dan kondekturnya, mengenai kondisi negeri ini yang akhir2 ini didera bencana. Kebetulan malam itu bus sedang melalui kawasan tanah longsor yang sempat memutuskan jalan raya Bandung-Jogjakarta di daerah Cilacap. Dialog yang saya tangkap sangat sederhana dan singkat, tapi bagi saya sangat besar maknanya. Kurang lebih begini :

bus-white.jpg bandung-yogyakarta.gif

Sopir Bus : “Jang, jadi sopir bus kayak saya ini nyawanya cuma sejengkal aja yah? Tuh lihat jalan longsor. Belum lagi resiko tabrakan…”

Kondektur : “Wah iya juga sih Pak. Saya heran Pak, sekarang bencana banjir dimana2. Ya kita banyak2 taubat aja sama istighfar sepanjang jalan Pak. Jangan kayak temen saya, yang bilang “ahh tobat mah nanti aja kalau udah kolot (=tua) ! [*dengan slank Sunda tea]”

Sopir Bus & Kondektur : tertawa..ha ha ha…

Kondektur :“ Yah…namanya juga kuasa Ilahi Pak…” [*pandangan menerawang jauh ke depan dengan nada pasrah]

[“Jang” from word “ujang” adalah sebutan untuk pemuda, in Sundaneese]

Dengan peristiwa alam itu setidaknya ada 4 respon dari dua insan ini, yaitu :

  1. Ingat akan kematian yang datang kapan saja dan dimana saja
  2. Taubat akan dosa dan minta ampun kepada Tuhan
  3. Ingat besarnya kuasa Allah, ingat bahwa segala sesuatu baik dan buruk datang dari Ilahi.
  4. Menyerah diri pada Tuhan (surrender to God)

Hati saya lantas berkata : “Ya Tuhan…hebatnya respon hati mereka ini…!!” what a MIRACLE thing..!

silakan sempatkan baca juga : Bencana dalam perspektif Islam & Lumpur Lapindo & Negeri 1001 Bencana

. Continue reading