(ii) Kelemahan Demokrasi Dalam Memilih Pemimpin

Bagi orang-orang yang mencintai kebenaran, mereka tentu mencari-cari satu cara baru yang suci, bersih dan mulia. Apakah tidak ada lagi di dunia ini kebenaran dan kemuliaan sehingga manusia terpaksa bergelimang dengan najis dan kejahatan demokrasi? Jawabnya ada, yaitu Islam. Yakni kebenaran mutlak yang datang dari ALLAH termaktub dalam Al Quran, tergambar dalam Sunnah Rasulullah SAW dan perjalanan Khulafaur Rasyidin.

demokrasi-2

Sebenarnya pemilihan pemimpin secara demokrasi itu sudah berjalan sejak 4-5 ribu tahun dahulu oleh orang-orang Yunani. Karena manusia waktu itu tidak banyak, maka mereka menjalankan demokrasi secara langsung. Yakni semua rakyat datang ke satu dewan persidangan untuk mewakili diri masing-masing dalam acara pelantikan pemimpin yang hendak dibuat. Misalnya penduduk sepuluh ribu orang maka kesepuluh ribu orang itu datang untuk menyatakan pandangan dan menentukan pemimpin yang dikehendakinya.

Dari situ kelihatan bahwa orang-orang sekuler itu memandang tujuan melantik pemerintah ialah untuk menjalankan kehendak-kehendak rakyat. Sebab itu mereka dinamakan wakil rakyat. Sedangkan dalam Islam, pemerintah bukan wakil rakyat. Tetapi wakil ALLAH (khalifatullah) untuk menjalankan pemerintahan menurut cara yang ditentukan oleh ALLAH. Kedua pandangan itu mempunyai maksud, cara dan tujuan yang amat berbeda. Continue reading

Advertisements

Indonesia jangan Tertipu oleh Obama !

Setelah membaca beberapa berita terkini pada link2 di bawah ini, — mengenai sepak terjang presiden terpilih AS Barack Obama — saya tergerak hati untuk memposting satu artikel mengenainya. Walaupun isu ini mungkin sudah tenggelam dan sudah dilupakan, namun saya berharap semoga kita dapat menghargai tulisan ini setidaknya  untuk menjadi bahan renungan buat kita  dan dapat membuka mata umat Islam — khususnya di Indonesia — bahwa tipu daya musuh tidak akan padam selagi kita belum mengikuti apa kemauan mereka. Semoga kita dapat memperbaiki dan menjaga diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara tanpa bergantung dan memberi kepercayaan kepada musuh melainkan bergantung kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW dengan mengusahakan taqwa dengan sebenar2nya :

obamapointingfingerobama-indonesia

—— Ramai dikalangan pemimpin dan umat Islam di Indonesia menyuarakan harapan kepada Obama untuk menyelesaikan masalah dunia khususnya yang berkaitan dengan negara-negara Umat Islam. Ini menunjukan betapa Umat Islam sudah rusak roh serta pemikirannya yang sudah sangat dicorak oleh Barat. Tidak heranlah mengapa sistem yang berjalan di negara-negara Umat Islam adalah sistem Barat. Bahkan termasuk ulama bertaraf Mufti pun turut memuji sistem demokrasi AS dan  turut menyeru supaya kita turut mengikut jejak langkah demokrasi AS itu.

Pernah suatu ketika dahulu seorang ulama juga yang agak terkenal menyarankan agar dalam mengatasi masaalah institusi keluarga, kita perlu meniru AS kerana mereka ada kumpulan sokongan. Amat mengherankan para ulama kita dan juga pemimpin umat Islam seringkali melaungkan Hadis Rasulullah saw yang bermaksud lebih kurang, ‘Aku tinggalkan dua perkara yang selagi berpegang kepadanya nescaya tidak akan sesat buat selama-lamanya iaitu Al Quran dan As Sunnah. Tetapi masih mengagungkan sistem yang selama ini sangat rusak dan merusakan. Sedang seluruh sistem anti Tuhan mengalami era suram dan bakal hancur tidak lama lagi ulama Islam pula mengajak meniru sistem tersebut. Dimana kedudukan Al Quran dan As Sunah dalam usaha menjadikan dunia lebih aman makmur dan mendapat keampunan Allah swt ??

Apakah pemimpin, ulama dan kita umat Islam tidak faham atau keliru siapa Presiden AS dan siapa yang sangat berpengaruh dalam menentukan dasar-dasar AS ??!! kecuali Yahudi sudah muak dengan AS atau Obama bertegas mengenepikan untung rugi Israel atau AS sudah tidak lagi menjadi ‘Bapak Angkat’ kepada Israel, barulah dasar AS akan berubah.  Baca artikel di sini : Obama : The Zionist Wolf in Sheep’s Clothes

Continue reading

Inilah COUP-De-TAT [ KUDETA ] Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia !

grip-the-world-3.jpg

Di kala bumi diperintah oleh manusia-manusia yang tidak beriman dan yang melawan dan menentang Tuhan, mereka tolak hukum-hukum dan peraturan Tuhan. Mereka tidak yakin dan tidak percaya dengan peraturan dan sistem Tuhan. Mereka cipta peraturan dan sistem mereka sendiri.

Yang asalnya mereka dihantar ke muka bumi sebagai hamba dan khalifah Tuhan. Tetapi mereka memberontak. Mereka tidak rela menjadi hamba. Mereka mau menjadi tuan dan mau mentadbir bumi ini ikut selera mereka sendiri. Mereka lupa bumi ini Tuhan punya. Mereka lupa mereka hanya wakil Tuhan. Mereka mau mengenepikan Tuhan dan mau mengambil-alih bumi ini menjadi hak mereka dan mentadbirkannya ikut cara mereka.

Ini satu rampasan kuasa yang sangat besar dan sangat ketara. Ini satu coup-de-tat yang tidak ada tolok bandingnya. Ini bukan satu rampasan kuasa di antara manusia sesama manusia. Ini macam hendak merampas kuasa Tuhan atau setidak-tidaknya hendak melepas diri dari kuasa Tuhan.

Termasuk juga didalam hukum hukum ini ialah segala sistem dan peraturan hidup yang telah ditetapkan oleh Tuhan dalam Islam seperti sistem ekonomi, sistem keuangan, sistem masyarakat, sistem kebudayaan, sistem pendidikan, sistem kerajaan dan pentadbiran, sistem perundangan dan hukuman seperti hukum hudud dan berbagai-bagai lagi sistem hidup di semua peringkat dari rumah tangga, kampung hingga ke peringkat negara

Sistem-sistem inilah yang manusia tidak suka ikuti. Mereka lebih suka mencipta sistem-sistem baru ciptaan akal mereka untuk mengantikan sistem-sistem yang telah ditetapkan oleh Tuhan ini. Mereka fikir mereka lebih pandai. Sistem Tuhan itu dikatakan kolot dan ketinggalan zaman.

Memang manusia ini tidak tahu malu dan tidak sadarkan diri. Menumpang di bumi Tuhan tetapi tidak mau mengikut sunnah, hukum-hukum, peraturan dan sistem Tuhan.

pemilu.jpg

Coba bayangkan orang yang kita beri tumpang di rumah kita, tiba-tiba dia hendak ambil alih kuasa di rumah kita. Diubah susunan kursi meja kita ikut selera dia. Dipindahkannya kulkas ke depan dan TV ke dapur. Diubah jadual makan, jadual minum dan jadual sarapan. Dia pula yang hendak memerintah dan hendak berkuasa dalam rumah kita. Ini tetamu kurang ajar namanya. Bagus dihalau saja keluar dari rumah kita. Continue reading