Nuansa Religi Menyejukkan Markas Polisi Jatim

Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dan Nuansa Beda di Polda Jatim

Kapolda Jawa Timur Brigjen Polisi Anton Bachrul Alam -- dengan nuansa yang berbeda

Petikan Jawa Pos : “Belum genap sebulan menjabat, Kapolda Jatim Brigjen Pol Anton Bachrul Alam sudah menjadi buah bibir. Dia berusaha mengubah citra polisi menjadi lebih religius. Seperti apa?”

Berita-berita terkait :

  1. Police Officers Positive Image Building
  2. Women Police Officers’ Uniforms
  3. Instruksi Kapolda Jatim, Anggota Wajib Salat Lima Waktu
  4. Kapolda Bentuk Tim Asmaul Husna, Anak Buah Jadi Bintang
  5. Nuansa Religi di Markas Polisi Jatim
  6. Kapolda Imbau Polwan Berjilbab
  7. Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dan Nuansa Beda di Polda Jatim (1)
  8. Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dan Nuansa Beda di Polda Jatim (2-Habis)

———————————————————————————————————————————

Berikut di bawah ini satu kuliah dari Abuya Ashaari Muhammad At Tamimi :

APABILA TIANG UTAMA DALAM MASYARAKAT ITU BAIK, MAKA AKAN BAIK JUGA SELURUH MASYARAKATNYA

Tidak ada orang yang suka masyarakat berpenyakit sosial, bermasalah dan timbulnya gejala-gejala negatif  berlaku di dalam masyarakat, berbagai-bagai bentuk kejahatan dan vandalisme, seperti pencurian, perampokan, perkelahian, penipuan, zina, perkosaan, tidak hormat pemimpin dan orang tua, tidak belas kasihan dengan anak-anak, merusak fasilitas umum, dsb. Karena hal seumpama ini akan merusak ketenteraman umum dan akan menjadikan banyak orang dan semua golongan hidup di dalam kegelisahan, takut, bimbang, resah dan tidak tenang secara langsung maupun tidak secara langsung. Continue reading

(ii) Kelemahan Demokrasi Dalam Memilih Pemimpin

Bagi orang-orang yang mencintai kebenaran, mereka tentu mencari-cari satu cara baru yang suci, bersih dan mulia. Apakah tidak ada lagi di dunia ini kebenaran dan kemuliaan sehingga manusia terpaksa bergelimang dengan najis dan kejahatan demokrasi? Jawabnya ada, yaitu Islam. Yakni kebenaran mutlak yang datang dari ALLAH termaktub dalam Al Quran, tergambar dalam Sunnah Rasulullah SAW dan perjalanan Khulafaur Rasyidin.

demokrasi-2

Sebenarnya pemilihan pemimpin secara demokrasi itu sudah berjalan sejak 4-5 ribu tahun dahulu oleh orang-orang Yunani. Karena manusia waktu itu tidak banyak, maka mereka menjalankan demokrasi secara langsung. Yakni semua rakyat datang ke satu dewan persidangan untuk mewakili diri masing-masing dalam acara pelantikan pemimpin yang hendak dibuat. Misalnya penduduk sepuluh ribu orang maka kesepuluh ribu orang itu datang untuk menyatakan pandangan dan menentukan pemimpin yang dikehendakinya.

Dari situ kelihatan bahwa orang-orang sekuler itu memandang tujuan melantik pemerintah ialah untuk menjalankan kehendak-kehendak rakyat. Sebab itu mereka dinamakan wakil rakyat. Sedangkan dalam Islam, pemerintah bukan wakil rakyat. Tetapi wakil ALLAH (khalifatullah) untuk menjalankan pemerintahan menurut cara yang ditentukan oleh ALLAH. Kedua pandangan itu mempunyai maksud, cara dan tujuan yang amat berbeda. Continue reading

(i) Kelemahan Demokrasi Dalam Memilih Pemimpin

HAMPIR semua pemerintah atau pemimpin di dunia kini baik orang Islam atau bukan, telah naik melalui pemilihan. Yakni hasil pemilihan rakyat jelata di hari pemilihan yang dilakukan beberapa tahun sekali. Pemimpin manapun yang mendapat suara lebih dari yang lain, dialah yang naik menjadi pemerintah untuk negara tersebut. Cara pemilihan pemimpin yang seperti itu adalah cara Barat yang menganut ideologi liberal kapitalisme, yang mempraktekkan sistem demokrasi terbuka.


no-vote

Hal seperti itu jauh berbeda dengan Islam yang merujuk pada Al Quran, Hadist dan ulil amri (ahlul halli wal ‘aqdi). Dalam Islam, pemilihan pemimpin dibuat berdasarkan sistem demokrasi terpimpin. Artinya, mereka dipilih dari kalangan beberapa orang yang menjadi intipati masyarakat yang disebut ahlul halli wal ‘aqdi. Di antara cara Islam dan cara Barat itu, terdapat perbedaan yang jauh. Kita akan membandingkan kedua hal itu supaya kita dapat melihat kebenaran dan kebijaksanaan sistem Islam.

1. Kita telah difahamkan bahwa melalui pemilihan umum, pemimpin yang naik adalah pilihan mayoritas rakyat jelata. Padahal bila diamati, hal itu tidak semestinya terjadi.

Misalnya dua orang calon bertanding di kawasan yang memiliki 10 ribu pemilih. A mendapat 4500 suara, B mendapat 4000 suara dan yang tidak memilih 1500. Perbedaan antara keduanya cuma 500 suara saja. Tetapi yang tidak memilih sebanyak 1500. Artinya A cuma diterima oleh 4500 orang rakyatnya. Sedangkan 5500 lagi menolak kepemimpinannya. Hal itu sebenarnya akan membentuk satu pemerintahan yang tidak stabil. Negaranya mudah goyang.

Keadaan akan menjadi lebih malang kalau terjadi seperti ini: terdapat tiga orang calon yang bertanding di kawasan yang pemilihnya ada 10 ribu orang. Keputusannya,

A dapat 3300 suara
B dapat 3300 suara
C dapat 3400 suara

Artinya C menang dengan penyokongnya 3400 sedangkan penentangnya kalau ditambahkan antara dua calon yang lain ialah 6600. Secara demokrasi, Bagaimana dapat dipastikan bahwa dia naik atas dukungan mayoritas? Karena penentangnya lebih banyak daripada pendukung. Coba gambarkan dalam sebuah negara yang penyokongnya sedikit dan penentangnya banyak, bagaimana negara itu akan stabil? Huru-hara selalu terjadi dan kerajaan dapat tumbang dengan mudah. Continue reading

Indonesia jangan Tertipu oleh Obama !

Setelah membaca beberapa berita terkini pada link2 di bawah ini, — mengenai sepak terjang presiden terpilih AS Barack Obama — saya tergerak hati untuk memposting satu artikel mengenainya. Walaupun isu ini mungkin sudah tenggelam dan sudah dilupakan, namun saya berharap semoga kita dapat menghargai tulisan ini setidaknya  untuk menjadi bahan renungan buat kita  dan dapat membuka mata umat Islam — khususnya di Indonesia — bahwa tipu daya musuh tidak akan padam selagi kita belum mengikuti apa kemauan mereka. Semoga kita dapat memperbaiki dan menjaga diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara tanpa bergantung dan memberi kepercayaan kepada musuh melainkan bergantung kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW dengan mengusahakan taqwa dengan sebenar2nya :

obamapointingfingerobama-indonesia

—— Ramai dikalangan pemimpin dan umat Islam di Indonesia menyuarakan harapan kepada Obama untuk menyelesaikan masalah dunia khususnya yang berkaitan dengan negara-negara Umat Islam. Ini menunjukan betapa Umat Islam sudah rusak roh serta pemikirannya yang sudah sangat dicorak oleh Barat. Tidak heranlah mengapa sistem yang berjalan di negara-negara Umat Islam adalah sistem Barat. Bahkan termasuk ulama bertaraf Mufti pun turut memuji sistem demokrasi AS dan  turut menyeru supaya kita turut mengikut jejak langkah demokrasi AS itu.

Pernah suatu ketika dahulu seorang ulama juga yang agak terkenal menyarankan agar dalam mengatasi masaalah institusi keluarga, kita perlu meniru AS kerana mereka ada kumpulan sokongan. Amat mengherankan para ulama kita dan juga pemimpin umat Islam seringkali melaungkan Hadis Rasulullah saw yang bermaksud lebih kurang, ‘Aku tinggalkan dua perkara yang selagi berpegang kepadanya nescaya tidak akan sesat buat selama-lamanya iaitu Al Quran dan As Sunnah. Tetapi masih mengagungkan sistem yang selama ini sangat rusak dan merusakan. Sedang seluruh sistem anti Tuhan mengalami era suram dan bakal hancur tidak lama lagi ulama Islam pula mengajak meniru sistem tersebut. Dimana kedudukan Al Quran dan As Sunah dalam usaha menjadikan dunia lebih aman makmur dan mendapat keampunan Allah swt ??

Apakah pemimpin, ulama dan kita umat Islam tidak faham atau keliru siapa Presiden AS dan siapa yang sangat berpengaruh dalam menentukan dasar-dasar AS ??!! kecuali Yahudi sudah muak dengan AS atau Obama bertegas mengenepikan untung rugi Israel atau AS sudah tidak lagi menjadi ‘Bapak Angkat’ kepada Israel, barulah dasar AS akan berubah.  Baca artikel di sini : Obama : The Zionist Wolf in Sheep’s Clothes

Continue reading

100 Tahun Kebangkitan Nasional : Tokoh-Tokoh Kebangkitan Islam

– Dunia kini sedang menunggu pemimpin yang dijanjikan itu, khabar gembira buat manusia sedunia –

Kemenangan dan kejayaan umat Islam selalu dimulai dari lahirnya seorang pemimpin yang ditunjuk oleh Tuhan. Dalam sejarah agama Islam, Dalam sejarah Umat Islam beberapa kali Allah menjanjikan adanya kemenangan umat Islam di bawah seorang pemimpin, dan beberapa janji itu telah terwujud. Salah satu diantaranya adalah jatuhnya Konstantinopel kepada umat Islam. Rasulullah SAW bersabda :

Konstantinopel akan jatuh ke tangan seorang pemimpin yang baik lagi beragama, (tentaranya) tidak melampaui batas, tidak mencuri dan (rakyatnya) tidak menipu dan tidak bergaul bebas (Riwayat Abu Dawud)

Mengenai pemimpin di akhir zaman, Rasulullah SAW bersabda

Akan keluar dari sulbi ini seorang pemuda yang akan memenuhi bumi ini dengan keadilan. Maka apabila kamu meyakini demikian itu, hendaklah kamu bersama Pemuda dari Bani Tamim itu. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan Dialah pemegang Panji Panji Al Mahdi. ” (Riwayat Ahmad)

Nabi SAW bersabda:

“Allah akan mengeluarkan dari persembunyiannya al-Mahdi (iaitu) dari kalangan kaum keluargaku sejurus sebelum hari kiamat walaupun kiamat itu cuma tinggal sehari sahaja. Dia akan menyebarkan keadilan dan kesaksamaan di atas muka bumi ini dan menghapuskan kezaliman dan penindasan.” (Musnad Ahmad Ibnu Hanbal, Jilid 1)

Telah jelas di beberapa hadist di atas bahwa aktor kebangkitan Islam kedua tak lain adalah Imam Mahdi atau Muhammad bin Abdullah kedua. Dialah orang yang paling ditakuti musuh-musuh Islam di akhir zaman.

Imam Mahdi adalah seorang laki-laki yang ciri-cirinya telah diberi tahu oleh Rasulullah SAW. Namanya seperti nama Rasulullah, nama ayahnya seperti nama Ayah Rasulullah dan dia adalah keturunan Rasulullah SAW. Jadi ciri-ciri ini adalah jelas, Namanya adalah Muhammad Bin Abdullah, bukan Muhammad bin fulan atau bin yang lain. Imam Mahdi akan mendapatkan pemerintahan dalam semalam.

Tetapi sebelumnya ada seorang tokoh lagi yang mempersiapkan tapak bagi Imam Mahdi. Tokoh ini adalah tangan kanan Imam Mahdi yang nanti akan memberikan kekuasaan yang telah didapatkannya hanya dalam semalam kepada Imam Mahdi. Tokoh yang jarang disebutkan ini adalah Putera Bani Tamim atau Pemuda Bani Tamim atau Al Mansyur atau Sueb bin Shaleh atau Fata At Tamimi. Dia datang dari Timur dan dia lah pembawa panji-panji hitam. Tentang Putera Bani Tamim ini jarang dibahas karena hadist-hadist mengenai tokoh ini sudah banyak di hancurkan oleh musuh terutama saat penyerangan Mongol kepada Umat Islam.

Namun, siapa saja yang mendengar tentang Putera Bani Tamim, Rasulullah meminta kita untuk mendatanginya walapun merangkak di atas salju. Karena pada dialah panji-panji Al Mahdi ada, pada dialah kunci-kunci tapak kebangkitan Islam kedua sebelum diserahkan kepada Imam Mahdi. Pemuda Bani Tamim datang dari Timur. Banyak ulama-ulama muntabar yang menyatakan Timur yang dimaksud adalah Asia Tenggara. Pemuda Bani Tamim akan mendapatkan kekuasaan atau sebuah pemerintahan di Timur. Selanjutnya kekuasaan itu akan diserahkan kepada Imam Mahdi atau Muhammad bin Abdullah kedua.

Jika begitu, bagaimana sikap kita sebagai umat Islam di Timur yang berada di akhir zaman? Carilah Fata At Tamimi, karena hanya pada dialah kunci-kunci Al Mahdi berada.

100 Tahun Kebangkitan Nasional : Menyambut Kebangkitan Islam dari Bumi Timur

Links : Revival of Islam – Malaysia & Indonesia will Lead the Way , Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara , The PROPHET’s LEGACY (I) : the Last Era that was PROMISED , The PROPHET’s LEGACY (II) : the Last Era that was PROMISED , Grand Design by GOD , E-Book Imam Mahdi dan Kegemilangan Islam

Hari ini, bukan saja umat Islam bahkan orang bukan Islam pun sedang berbincang dan mengharapkan tentang keinginan mereka kepada satu keadaan dan satu suasana yang lain dari pada yang ada sekarang ini. Semuanya sudah merasa jemu dengan sistem yang ada. Ada rasa takut dan bimbang, mengharapkan kedatangan seorang pemimpin untuk menyelesaikan masalah kronik dunia ini. Rupanya memang perasaan-perasaan ini sengaja Tuhan berikan, sesuai dengan akhir zaman kerana ada janji Tuhan bahwa Islam akan bangun kali kedua bertaraf dunia.

Sebenarnya, perasaan itu adalah rahmat dari Tuhan untuk menyadarkan manusia menuju ke arah perjuangan yang membawa kasih sayang dan keamanan. Terjadinya perubahan-perubahan perasaan dalam diri-diri manusia di dunia ini adalah satu ulangan sejarah yang memang pernah berlaku di zaman-zaman di mana ada pemimpin yang ditunjuk oleh Allah. Setiap kali apabila rasul-rasul hendak datang maka manusia mengalami perubahan-perubahan perasaan itu. Lebih-lebih lagi di zaman Rasulullah.

Sebelum kedatangan Rasulullah, hati-hati manusia seperti sudah meminta kedatangan rasul. Begitulah watak manusia menunggu kedatangan pemimpin yang ditunjuk Allah. Rupanya watak itu berulang di dunia ini sekarang. Sebab itu orang yang tidak masuk Islam pun apabila mereka mendengar kebenaran merasa senang hati.

Satu kebangkitan menurut lidah Rasulullah yang bertaraf dunia akan berlaku
. Artinya dunia kita pun ada harapan untuk bertemu dengan dunia yang penuh dengan keadilan dan keamanan. Maka pada kali ini adalah giliran Islam.

Kebangkitan yang bertaraf dunia itu akan dipimpin oleh Imam Mahdi dan akan bermula dari Timur sebagaimana yang disebutkan dalam hadist Rasulullah SAW :

– Al Mahdi juga digelari sebagai BAQIYATULLAH ( Simpanan ALLAH ) karena dialah Imam yang di GHAIB kan, yang akan dimunculkan ketika dunia sedang huru hara –

Dan telah mengeluarkan Ibni Abi Syaibah dan Nu’aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu’aim dari Ibnu Mas’ud, katanya :

“Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah berlinang air mata dan wajah beliau berubah.

Akupun bertanya : “Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”.

Beliau menjawab : “Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami Akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam.

Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetapi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan.

Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walaupun merangkak di atas salju. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”

Tetapi bagi umat Islam, walaupun mereka menginginkan perubahan tetapi mereka masih bingung dan mencari-cari. Tidak tahu bagaimana hendak melakukannya. Kalau dilakukan juga, kita sudah melihat hasilnya. Ada yang menjadi militan, ada yang beku dan jumud, ada yang pergi ke pondok atau pesantren dan sebagainya.

Rasulullah SAW bersabda :
“Senantiasa ada suatu thoifah (jamaah) yang sanggup menzahirkan kebenaran dan tidak akan dapat memudaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka hinggalah datang perintah Allah (hari kiamat).”

Sabda Nabi SAW,

“Akan keluar dari sulbi ini (Sayidina Ali KW) seorang pemuda yang akan memenuhkan bumi ini dengan keadilan ( Al Mahdi ). Maka apabila kamu meyakini yang demikian itu, hendaklah kamu turut menyertai Pemuda dari Bani Tamim. Sesungguhnya dia datang dari sebelah Timur dan dialah pemegang panji-panji ( kekuasaan ) al-Mahdi. (At-Tabrani)

Sebenarnya, orang yang Tuhan janjikan bahawa di tangannyalah kebangkitan itu berlaku, perjuangannya menjadi sangat indah dan jelas walaupun berhadapan dengan ujian. Kaedahnya (method) jelas. Mari kita gambarkan dengan lebih luas lagi tentang corak (pattern) kebangkitan Islam di akhir zaman itu.

Tuhan telah menyimpan 3 orang pemimpin, iaitu pemimpin besarnya: Putra Bani Tamim, Imam Mahdi dan Nabi Isa. Dua orang disimpan oleh Tuhan iaitu Nabi Isa yang dinaikkan ke langit dan Imam Mahdi yang dighaibkan. Hanya Putera Bani Tamim tidak dighaibkan, sebab ia berjuang menyiapkan tapak kebangkitan itu. Continue reading

Islam is rising in the EAST ( Malaysia & Indonesia )

Most people know about the predictions of Nostradamus (a French Jew) concerning the coming of a saviour that he mentioned as “the man with the blue turban”.

A Dutch writer, G. H. Brill wrote in his book The First Encyclopaedia of Islam (1913) about the rise of Islam from the East by someone he called “the standard bearer of Mahdi”.

And in an ancient and famous Javanese book known as Babad Jawa, there is mention about the coming of one “Ratu Adil” (Imam Mahdi) and “Satria Piningit” (The Bearer of his Banner ) who will govern Indonesia and the Malay Archipelago with pure Islamic teachings. Permadi SH is a famous name in Indonesia.

He said clearly that Satria Piningit is the person who will lead to Ratu Adil. Before him is Satria Kinunjara and Satria Mukti Wibawa. Satria Kinunjara is the one who spent most of his life in prison and who set Indonesia free from colonization.

That was Soekarno. Permadi SH also said clearly that Satria Piningit is an admirer and he echoes the message of Soekarno. Satria Mukti Wibawa is a leader full of charisma who filled Indonesia’s independence. That was Soeharto. But Permadi SH also mentioned that Soeharto’s era was still an era of chaos and anarchy. There was no justice until the arrival of Satria Piningit.

Satria Piningit literally means a hidden warrior. He exists but appears non-existent. He is non-existent but appears to exist. This means he is protected by God. He is surrounded by tyranny and injustice like maggots crawling and creeping all over his body.
On one side, Satria Piningit has the good character of Soekarno. On the other side he has the good character of Soeharto. He is brave, vocal but calm and bound by strategy.

That is why Permadi SH said he is the combination of both Soekarno and Soeharto.
His arrival results in the merger of Malaysia and Indonesia. This is a continuation of the success of the Kingdom of Majapahit. That kingdom united the Malay Archipelago with the influence of Hindu and Buddhist religions.

This time, the Malay Archipelago will unite under the banner of pure Islam. Permadi SH also mentioned this is the turn of the Malays to lead the world. The light of Islam will emerge from the Malay Archipelago and will brighten the whole world.

The signs are already clear and the emergence of Satria Piningit is very near. He will emerge exactly at the time he is needed.

These predictions of Permadi SH are almost similar to the predictions of the Jewish Nostradamus and the writings of G. H. Brill. Verily God in His own way has spread this dazzling news about the rise of Islam in the last era to most races and languages of the world. Almost all races have heard about it. It is exciting and elating news to all Muslims. But to the enemies of Islam, they are wary and very sad.

We can see what is happening in the East beginning from the early 15th Hijriah century. We will notice the revival of Islam in the Malay world that is growing and expanding although it is being hindered and obstructed. This is a strange phenomenon.

Malays are becoming the best people in the practice of Islam and they are in the forefront of the Islamic struggle in the whole world today. It is not yet perfect, but is certainly progressing. This is no longer a secret. Although Islam was brought to the Malay Archipelago by Arab Traders more than 700 years ago, only now is Islam beginning to flourish in this region albeit in an era where the second age of ignorance has enveloped the whole world. Islam here did not die nor did it perish although it is was colonized and its enemies tried to kill it countless times.

This second revival of Islam does not follow the system or process of political elections. Islam has its own system. The Prophet choose a different system from the system of his time to bring up and to raise Islam.

He did it through dakwah (missionary work) and education using the divine revelations and the Hadith. His approach was through love, care, brotherhood and fraternity. When the hearts and minds of people are processed through divine revelations which are heartfelt and supreme, there will be an overall shift in the hearts and minds of people and of the society towards the truth and virtue that will bring about an Islamic nation followed by an Islamic Empire.

We should emulate the Companions of the Prophet who rushed to realise the promise of Allah to be the good military leader who would capture Constantinople from the Nasranis as said by the Prophet. They were not told who the good military leader was.

So they wanted to try to be him including Sayidina Abu Ayub Al Ansari who was then more than 90 years old. He advanced towards Constantinople and because he was not the promised one, he died a martyr beside the walls of the city. They were not disappointed if they failed. What is important is to fight for what Allah has promised and to gain His forgiveness and acceptance. Not trying is much worse than failing.

Presiden : ” Jangan main-main dengan tanggung jawab…”

Kasus Bupati Tidur Saat Presiden Berpidato… ( kasus biasa yang luar biasa )

Link dalam blog ini : Ibadah Solat Mebina Bangsa yang Rajin

KOMPAS-JAKARTA, SELASA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghentikan pidatonya dalam pembekalan kepada peserta forum konsolidasi pimpinan daerah, bupati, wali kota, ketua DPRD kabupaten/kota di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Selasa (8/4), karena mendapati peserta yang mendengarkan pidatonya tertidur.

“Itu coba bangunkan yang tidur itu. Kalau tidur di luar saja!” ujarnya menunjuk pimpian daerah yang masih terlelap tidur.

Masih mengarahkan pandangan kepada peserta yang tertidur, Presiden yang tengah berbicara tentang penghematan anggaran menghentikan sejenak pidatonya untuk menegur yang tertidur. “Pimpinan bagaimana dapat memimpin rakyat kalau tidur! Malu dengan rakyat yang memilih. Untuk mendengarkan pembicaraan untuk rakyat saja tidur! Jangan main-main dengan tangung jawab. Berdosa, bersalah dengan rakyat, ujarnya.

Presiden minta peserta konsolidasi yang tertidur tidak diluluskan karena masuk dalam kategori pemimpin yang tidak bisa mengendalikan diri. “Lembaga yang bisa meluluskan pemimpin yang kepribadiannya jelek akan menjadi racun. Jangan diluluskan. Bukan karena tidak pandai, tetapi tidak bagus kepribadiannya,” ujarnya.

Pembekalan oleh Presiden dimulai pukul 08.00 WIB dihadiri juga sejumlah menteri dan pejabat terkait. Kemarahan Presiden memang selalu muncul ketika sedang berpidato, para pendengarnya tertidur. Di Istana Negara, beberapa kali Presiden juga kerap marah dan menegur peserta yang tertidur.

Kearah Negara Yang Bertaqwa…

Pada masa khalifah Sayidina Abu Bakar As-Siddiq r.a. Sayidina Umar Al Khattab r.a memegang jawatan Khadi ( Hakim ). Suatu hari Sayidina Umar mengemukakan satu usul kepada Khalifah Abu Bakar r.a. Berkata Sayidina Umar, “aku memohon dibebaskan dari jawatan ini”.

Khalifah Abu Bakar r.a sungguh terkejut mendengar usul Sayidina Umar tersebut dan bertanya, “terlalu beratkah tugas tersebut, ya Umar?”

Sayidina Umar menjawab, “Tidak ya Khalifah Rasulullah. Tetapi aku sudah tidak diperlukan untuk menjadi Khadi kepada Kaum Muslimin. Mereka semua sudah bertaqwa dan tahu kewajipan masing-masing sehingga tiada yang menuntut lebih daripada haknya.

Mereka tahu kewajipan sehingga tiada seorang pun yang merasa perlu menguranginya. Mereka menyintai saudaranya yang lain seperti menyintai dirinya. Kalau salah seorang tidak hadir, mereka mencarinya. Kalau ada yang sakit mereka menziarahinya. Kalau ada yang tidak mampu, mereka membantunya. Kalau ada yang memerlukan pertolongan, mereka segera menolongnya. Kalau ada yang kena musibah mereka menyampaikan rasa dukacita. Agama mereka adalah nasihat. Continue reading

Dua SUPER POWER Dunia. Kita Berada Dimana ?!

~ Kalau umat Islam mau jadi empire besar dunia, mereka mesti berusaha menjadi orang-orang yang bertaqwa. Mereka mesti berusaha melahirkan golongan orang-orang yang bertaqwa. Berusaha meningkatkan kekuatan lahir saja tidak memadai walaupun ini tidak salah. Kekuatan lahir semata-mata tidak akan ada hasil apa-apa. Sampai kapan pun kita tidak akan dapat menandingi, jauh sekali untuk mengalahkan kuasa besar kafir ~

super-power.jpg

Di sisi Tuhan, hanya ada dua golongan saja yang diberi kekuasaan di atas muka bumi ini. Yaitu golongan kafirgolongan orang-orang yang bertaqwa dan . Selain dari dua golongan ini tidak ada golongan lain yang dizinkan Tuhan untuk menguasai dunia ini.

Kalau kita analisa setiap golongan yang wujud di dunia ini, golongan yang tidak termasuk ke dalam golongan kafir dan golongan bertaqwa ialah golongan orang-orang ISLAM. Tidak ada lagi golongan di dunia ini selain dari golongan kafir, golongan Islam dan golongan orang-orang yang bertaqwa. Ini bermakna golongan orang Islam tidak akan menjadi kuasa dunia.

Golongan-golongan ini adalah :

Golongan Kafir yaitu golongan yang menolak Allah bulat-bulat seperti Komunis dan golongan yang musyrik yaitu yang menyekutukan Allah seperti Kristian, Yahudi, Majusi, penyembah berhala dan lain-lain lagi.

Golongan orang-orang yang bertaqwa sudah tentu mereka itu orang-orang Islam. Tetapi orang-orang Islam tidak mesti tergolong ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa.

Allah tidak ada memberi jaminan kepada orang-orang Islam. Akan tetapi Allah banyak menjanjikan pertolongan dan kemenangan kepada orang-orang yang bertaqwa seperti dalam firman-Nya :

“Allah pembela bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Surah Jatsiah: 19)

“Akan Aku wariskan bumi ini kepada orang-orang yang bertaqwa.” (Surah Al-Anbia: 105)

Golongan orang-orang Islam ialah golongan yang telah mengucap dua kalimah syahadah dan telah memeluk agama Islam. Akan tetapi tahap keimanan mereka sangat rendah. Mereka beramal dengan sebagian ayat Quran dan meninggalkan sebagian ayat yang lain. Mereka mencampur-adukkan amalan Islam dengan amalan-amalan yang lain yang kadangkala sangat bertentangan dengan ajaran dan kehendak Islam. Continue reading

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara

world_route.jpg

Pada abad ke-11 M dimulailah rangkaian konflik antar pemeluk agama yang dikenal sebagai Perang Salib (Crusade Wars). Diawali dengan perintah Paus (Pope) Urbanus II untuk menguasai Yerusalem yang berada dalam wilayah pemerintahan Islam. Gelombang peperangan terus berlangsung selama berabad-abad kemudian dan tahun meluas ke wilayah-wilayah lain. Konflik yang terjadi dalam Perang Salib sebenarnya tidak hanya melibatkan dua pemeluk agama tersebut karena dalam beberapa seri Perang Salib berikutnya tentara Salib juga terlibat konflik dengan pihak-pihak di luar kaum Muslim yang menjadi lawan utama.

Bagi Crusaders (tentara Salib) dan kaum Muslim, peperangan yang terjadi meninggalkan kesan yang tidak terlupakan pada masing-masing pihak. Bagi orang-orang Eropa, kekalahan pada Perang Salib terhadap Salahuddin Al Ayubi/ Saladin (Ayubbid Empire)Ottoman Empire) dan kemudian terhadap Turki Utsmani ( menimbulkan kekecewaan yang mendalam. Hal ini mendorong lahirnya Renaissance Eropa pada abad ke-15. Sistem keagamaan yang dinilai menghambat kemajuan mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya mereka mengharapkan pencapaian seperti dominasi Yunani-Romawi sebelum zaman Kristen dengan cara mengembangkan kemajuan-kemajuan yang telah dipelajari sebelumnya dari orang-orang Arab, di antaranya adalah pada pada bidang geografi, teknologi maritim, navigasi dan persenjataan. Continue reading

Tentara Tuhan “AVIAN H5N1” : INDONESIA Nomor Satu !

tentara-tuhan.jpg

———————————–

Tentara TUHAN bertindak…

Di akhir zaman ramai manusia yang pandai-pandai,
Mereka lupa bahawa
Tuhan yang mengurniakan kepandaian itu,
tetapi terang-terangan mereka melupakan Tuhan

Orang yang melupakan Tuhan
sebenarnya telah menjadikan diri mereka ‘tuhan’
walau tidak dilafazkan

Maka Tuhan sedang mengisytiharkan PERANG kepada manusia
yang pandai tetapi lupa Tuhan ini..

Tuhan hantarkan tentera ANGIN untuk memusnahkan
Tuhan hantar tentera AIR untuk merosakkan
Tuhan hantarkan tentera GEMPA untuk menghancurkan bangunan
Tuhan hantarkan tentera yang sangat HALUS yang dikatakan KUMAN
Tentera KUMAN ini lebih memusnahkan mereka yang melupakan Tuhan

Tentera ini tidak memusnahkan bangunan tetapi memusnahkan INSAN

Melalui tentera2 KUMAN ini lahirlah penyakit2 AIDs, SARs, diabetis, kanker,
HFMD dan lain-lain..
yang menakutkan dan boleh mematikan…

Datang lagi tentera2 Tuhan
melalui BURUNG & UNGGAS
‘ Flu burung’ namanya…yang sangat menakutkan

Tuhan arahkan tentera NYAMUKuntuk memusnahkan manusia
penyakit denggi namanya, yang lebih cepat manusia terkorban..

Dimanakah kepandaian manusia
hendak melawan kepandaian Tuhan?
Dimanakah kekuasaan manusia
hendak melawan kekuasaan Tuhan?

Tentera2 ini menyerang tidak mengenal bangsa…
Bangsa sekuat Amerika turut diserang..
tentera Tuhan yang ini mereka
tak dapat melawan,

Setiap hari manusia yang pandai2 ini pening memikirkan
cara berhadapan dengan tentera Tuhan

Manusia dalam ketakutan
Berbagai2 bentuk dan rupa tentera Tuhan menyerang

Tetapi manusia belum lagi insaf dan menyerah
surrender kepada Tuhan
mereka mencari berbagai2 jalan untuk mengatasi
serangan Tuhan Continue reading

KOTA [ metropolitan ] JAKARTA TENGGELAM: Bagaimana Cara Keluar dari Kehinaan?

jakarta-banjir.jpg

~ Jakarta memiliki riwayat yang buruk sebagai sebuah Ibu Kota dan kota Metropolitan. Mungkin yang terburuk diseluruh dunia. Dimana segala macam fasilitas dan kemewahan ada disana. Orang-orang pintar dan kaya semua berkumpul disana. Pemimpin-pemimpin juga ada disana. Tetapi ironisnya, banjir masih juga melanda setiap tahun. Yang terparah tahun ini melumpuhkan International Airport dan juga pusat Bisnis Sudirman dan Tamrin. Jauh sekali dari cita-cita JAKARTA MONO RAIL…yang ada malah JAKARTA PERAHU KARET… ~

——————————————————————

Kita selaku ummat Islam, sesungguhnya Tuhan dengan rahmat & nikmatNya membekalkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul saw. Kalau kita faham Qur’an dan kalau kita faham Sunnah Rasul saw walaupun bagaimana terhinanya umat Islam, bagaimana terjajahnya umat Islam pasti ada jalan keluar. Kalau kita faham Qur’an & Sunnah pasti ada jalan keluar. Itulah diantara rahmat dan nikmat Tuhan.

Tapi hingga hari ini ulama, termasuk pemimpin Islam dunia, mereka tak nampak jalan keluar atau obat yang Tuhan datangkan. Hakekatnya mereka tak nampak lagi ada jalan keluar dari kehinaan. Kalau kita faham Qur’an & Sunnah, kemudian dihayati, diapplykan dan diperjuangkan, maka Tuhan akan bela kita kembali sebagaimana pernah berlaku di zaman para Sahabat, Tabiin, Tabiit-tabiin yakni sekitar 300 tahun setelah Rasul saw.

Jalan keluar itu sebenarnya ada dalam ayat Qur’an yang pendek saja .Ayat ini dibaca juga oleh ulama, pemimpin Islam tapi tak keluar ilmu, hanya dapat terjemah saja. Kalau tak keluar ilmu maka tak dapat dihayati. Kalau tak dihayati maka tak dapat diperjuangkan. Kalau tak dapat diperjuangkan maka tak ada jalan keluar bagi umat Islam dari kehinaan itu.

Firman Allah :

“Akan ditimpakan kehinaan itu dimana saja mereka berada kecuali (tidak terhina), orang-orang yang membuat perhubungan dengan Allah dan membuat perhubungan dengan manusia.”

Inilah obat, inilah jalan keluar. Kalau difahamkan kepada umat Islam seluruh dunia, terutama ulama, pemimpin Islam, kemudian dihayati dan diperjuangkan, rasanya dalam 5 tahun masalah umat Islam akan selesai. Kita akan dapat kekuatan dari Tuhan, bukan kekuatan dari kita. Kalau kekuatan kita, kita tak mampu. Kalau kita amalkan ayat yang pendek tadi, lalu dapat pula memperjuangkannya maka akan dapat 90% kekuatan dari Tuhan. Sedangkan kita hanya buat 10% saja sebagai mencari pahala dari Tuhan sedangkan yang 90% Tuhan yang akan buatkan.

Pendek saja ayat itu, mudah diterjemah tapi ini adalah intan, berlian dari Tuhan. Ini jalan keluar dari Tuhan, ini rahmat dan nikmat dari Tuhan yang besar untuk umat Islam di sepanjang zaman termasuk di akhir zaman. Kalau pemimpin ulama umat Islam faham, dan diperjuangkan lagi, maka akan kembali perkara2 yang hilang.

Jadi Allah beritahu pada kita bahawa di saat umat Islam terhina, tak ada wibawa, segala2nya punah ranah maka untuk membangunkan semula, untuk dapat berwibawa semula, ada jalan. Tuhan tunjuk jalan dalam ayat yang pendek ini. Yakni :

  1. Perbaiki hubungkan diri dengan sesama manusia.(Habluminannas)

Disini agaknya kita sebagai umat Islam belum faham, . Kalau ayat ini tak faham ilmunya tak ada arti apa-apa.

bentrokan.jpg

Semoga Tuhan memberi faham pada kita, dapat dihayati dan kita perjuangkan bersama, hingga Tuhan kembalikan atau pulihkan kembali keadaan umat Islam. Supaya semua yang hilang itu Tuhan kembalikan semula. Kalau yang hilang itu dapat dimiliki semula oleh umat Islam, maka Amerika, Yahudi sudah jadi kecil. Tuhan-lah yang Maha besar.

Selamat JALAN Pak HARTO…

smiling-jenderal.jpg

~ The Smiling General Soeharto. Terkenal sebagai sosok pemimpin yang senantiasa tersenyum dan tidak pernah marah ~

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un…

Telah wafat dan kembali kepada hadrat Tuhan Rabbul ‘Alamin, bapak bangsa kita Haji Muhammad SOEHARTO, dalam usia 86 tahun, pada hari ini 27 Januari 2008 [ 18 Muharram 1429 H ] pukul 13.10 wib, di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta.

Kita doakan semoga jasa-jasa beliau yang begitu banyaknya dibalas kebaikan oleh ALLAH dan dosa-dosanya diampunkan, dan semoga arwahnya diberi tempat yang layak disisi-Nya…

Selamat jalan pak Harto, semoga dalam bulan Muharram ini engkau mendapatkan kemenangan di sana…

Amin…Amin Ya Rabbal ‘Alamin…

Mari kita sama2 kirimkan Al Fatihah untuk Pak Harto…

hormat-pak-harto.jpg

~ Muhammad Soeharto : Anak petani dari dusun kecil Kemusuk Jogjakarta, lahir pada bertepatan dengan 1 Syawal, sedari kecil sunnah hidupnya seolah sunnah hidup pemimpin2 besar. Sangat berjasa menjaga 150 juta orang ISLAM di Timur selama lebih 30 tahun. BABAD TANAH JAWI memberinya gelar SATRIA MUKTI WIBAWA ~

 

Baca : Pak HARTO NAIK Lagi…!

Pak Harto meninggal sesaat setelah saya memposting video clip Khaulah – Nun Disana. Jika ada manfaatnya dari lagu yang saya upload itu, maka saya hadiahkan untuk pak Harto.

Semoga ini menjadi pengajaran buat kita semua. Karena sesungguhnya secerdik2 manusia adalah yang selalu mengingati mati, dan bekerja untuk mempersiapkan kematiannya [akhiratnya]

Sebuah PROMOSI tentang SOLAT : SOLAT Membina Sebuah Bangsa Yang RAJIN…

Hari ini bangsa kita dihadapkan pada suatu KEMALASAN tingkat NASIONAL yang luar biasa, tidak hanya malas dalam perkara2 lahiriah yang impact-nya pada mundurnya pembangunan negara, namun malas juga untuk berkasih sayang, berdamai, bertoleransi, malas beribadah, malas untuk membawa Islamic Morality, dsb…Setidaknya inilah sedikit SOLUSI untuk pemerintah dan bangsa ini semoga kita sama2 berubah menjadi bangsa yang lebih baik.

Artikel terkait di blog ini : Solat sudah tidak memberi kesan dalam kehidupan berbangsa & bernegara ?!

dpr-tidur.jpg

~ sekedar foto hiasan : potret kemalasan bangsa…?!

~ Dalam Solat, Tuhan mengajar kita untuk berikrar supaya setiap perbuatan kita dari sekecil-kecil hingga sebesar-besarnya hendaklah dijadikan ibadah kepada Allah SWT. Jika ikrar-ikrar ini kita hayati sungguh-sungguh, mana boleh kita berMALAS-MALASAN ? Suatu bangsa yang MALAS adalah cermin sebuah Bangsa yang TIDAK SERIUS dengan TUHAN. Bangsa yang peMalas tidak akan jadi apa-apa, hanya akan menjadi sebuah bangsa subsidi… ~

Sifat yang berlawanan dengan RAJIN ialah PEMALAS. Sifat Pemalas sangat dibenci Tuhan. Untuk menjadi BANGSA YANG KUAT, kita mesti menjadi bangsa yang RAJIN. Sifat rajin tidak dapat dibuat-buat. Harus ada motivasi atau pendorong yang bersifat rohaniah.

Dalam Solat kita memuja dan memuji Tuhan. Kita menyebut bahwa Tuhan Maha Besar. Kita mengakui Tuhan Maha Raja dunia dan Akhirat. Hati kita merasa Tuhan itu Maha Besar. Kita merasa Tuhan Maha Melihat, Tuhan itu ada dan Tuhan senantiasa berperanan dalam hidup kita.

Kita juga membuat janji dan ikrar bahwa semua solat, ibadah, hidup dan mati kita hanya untuk Tuhan. Ini sesuai dengan ayat Al Quran dan janji kita di dalam solat:

Maksudnya: “Sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Tuhan pentadbir seluruh alam.” (Al An’am: 162)

Di sini, solat dan ibadah dipisahkan walhal solat itu pun merupakan ibadah juga. Itulah tandanya solat itu ibadah yang penting, utama dan pertama dari ibadah-ibadah yang lain baik yang wajib atau sunat.

islam_sq.jpg

Kita bersungguh-sungguh melakukan berbagai aktivitas di dalam kehidupan keseharian kita. Aktivitas2 tersebut dapat menjadi ibadah atau sebaliknya. Dapat menjadi ibadah bilamana aktivitas-aktivitas tersebut sesuai dengan syarat ibadah. Continue reading

DOA untuk INDONESIAku…

indo-flag.jpg

~ Letih bangsa ini menghadapi segala macam pancaroba, bencana, dan segala macam perkara negatif yang tak kunjung habis. Segala usaha dan upaya sudah coba dibuat, yang ada malah bertambah masalah dan bertambah runyam masalah, habis akal kita dibuatnya. Sering kita terlalai bahwa problem itu adalah ujian dari Tuhan, maka hanya Tuhan sajalah yang mampu menyelesaikannya. Bilakah bangsa ini kembali menyerah diri kepada Tuhan..?! Maka tak ada salahnya kita berdoa meminta kepada-Nya yang Maha Menyelesaikan masalah… ~

ya ALLAH ya RAHMAN…
Cucurilah RAHMAT dan BERKAT-MU ke atas negara Indonesia
pemerintahannya, rakyatnya, aset-aset dan seluruh isinya
Jadikanlah negara ini “BALDATUN TOYIBATUN wa RABBUN GHAFUR
Satukan rakyatnya tidak kira etnik, bangsa dan agama

ya ALLAH….
Berilah hidayah dan taufik pada seluruh rakyatnya
pemimpin, ulama-ulama, pegawai dan seluruh penduduknya
Selamatkanlah kami dari kehinaan dan juga bala bencana
Makmurkan rakyatnya, aman damaikan kami sepanjang masa

wajah-indonesia.jpg

Ya ALLAH…
Majukanlah insaniyah kami dan majukan negara kami
Jauhkan kami dari segala kejahatan dan dari gejala yang tidak sehat
Selamatklan kami dari musuh2 yang berniat jahat
Berilah kami iman, berilah kami taqwa,
dan berilah perpaduan sebagai kekuatan

Ya ALLAH…
Jadikanlah Indonesia sebagai negara contoh
setidaknya contoh bagi seluruh negara Asia
Jadikanlah Indonesia negara aman makmur dan mendapat ampunan Tuhan
yang berjalan di dalam suasana Al Qur’an dan As Sunnah
istiqlal1.jpg
Itulah cita-cita kami ya ALLAH, ya Tuhan kami
Kabulkanlah permintaan dan hajat kami ini
sesuai dengan cita-cita pemimpin negara ini
untuk membangunkan negara makmur
yang dunianya maju dan jaya, akhiratnya lebih-lebih lagi

AMIN…

IBADAH SOLAT Sudah Tidak Lagi Berkesan Dalam Kehidupan berBANGSA & berNEGARA ?!

Mengapa Ibadah SOLAT kita [umat Islam] selama berbelas-belas tahun bahkan berpuluh-puluh tahun tidak memberi kesan apa-apa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara? Yaitu tidak mampu membina pribadi-pribadi dan masyarakat yang agung yang berakhlak, bersih, berdisiplin, sabar, jujur, amanah, adil, tawadhuk, pemaaf ,aman, damai, makmur dan mendapat keampunan Tuhan…?

bentrokan.jpg

~ Setiap hari 5 kali kita menghadap Tuhan, ketika menghadapNya itu kita selalu mengakhirinya dengan ucapan SALAM ke kanan dan ke kiri, yang kalau kita hayati sesungguhnya kita sedang berjanji kepada Tuhan Yang Maha Agung bahwa kita akan menebarkan keselamatan dan kasih sayang kepada seluruh makhluk Tuhan di muka bumi ini… Apakah janji hanya tinggal janji…!? ~

Setidaknya inilah diantara jawabannya :

1. Ibadah TANPA PENGHAYATAN tidak akan memberi kesan.

Kita diberi ilmu tentang ibadah, baik itu ibadah fardlu maupun ibadah sunat tetapi hanya sebatas yang bersangkut paut dengan hukum-hukum tentang syaratnya, rukunnya, sah dan batalnya saja. Oleh itu dalam beribadah, hanya itulah yang kita jaga selama ini yaitu syaratnya, rukunnya, sah dan batalnya saja. Tidak lebih dari itu, bab penghayatan tidak pernah diajarkan. Begitu juga dalam ibadah puasa dan haji. Ilmu lain termasuk falsafahnya tidak diajarkan. Kefahaman dan penghayatan pun tidak diajarkan. Kalau begitu keadaannya bagaimana boleh ibadah itu dapat dihayati dan berkesan dalam hati ?

shollu.jpg

Kalau ibadah penting seperti solat yang menjadi tiang agama dan ibu segala ibadah pun hanya diajarkan syarat, rukun, sah dan batalnya saja. Tetapi ilmu falsafah, kefahaman dan penghayatannya tidak diajarkan, maka rugilah kita. Itulah yang berdampak pada kehidupan hari ini.

Fenomena ini sebetulnya sudah lama berlaku selama 700 tahun semenjak jatuhnya empire Islam. Ilmu ibadah yang kita pelajari selama ini menjadi sangat terbatas. Ilmu ibadah yang diajarksn sama tidak lagi menyentuh tentang ruh ibadah atau hikmah dalam ibadah. Sebab itulah kita lihat, orang yang banyak ibadah dan banyak bersolat pun, tidak memberi kesan pada diri dan hati mereka. Akhlak mereka tidak banyak berubah. Bahkan orang yang banyak ibadah menjadi lebih beku, tidak aktif, tidak produktif dan sangat pasif.

Sabda Rasulullah SAW:

Maksudnya: “Barangsiapa yang sembahyangnya tidak dapat mencegahnya daripada maksiat dan kemungkaran, maka tidak bertambah dekat dia dengan Allah, melainkan bertambah jauh dari Allah.” (Riwayat At Tabrani) Continue reading

The PROPHET’s LEGACY : The LAST Era that was PROMISED (I)

~ From Ibnu Umar r.a. that Rasulullah (pbuh), whilst holding the hand of Sayidina Ali, said: “It will emerge from this sulbi (basis of descendance), a man who will fill the earth with justice. And so, when you are convinced of such, you must endeavour to be with the Prince of Bani Tamim. Verily he comes from the East and he is the holder of the standards of Al Mahdi.” (Narrated by At-Tabrani)

Related articles :

Take a BREAK with Nostradamus

Ramalan Nostradamus & Walisongo

islam-map.jpg

Please look deeply at the pic : What a MIRACULOUS EAST, prepared for the Rising of the Great New Empire !?

Soothsayers of many races using many languages and varied methods agree with the sayings of the Prophet (pbuh) about the last era. The last era is specifically for Islam. The most famous are the predictions of the Jewish, Christian and Javanese soothsayers.

Most people know about the predictions of Nostradamus (a French Jew) concerning the coming of a saviour that he mentioned as “the man with the blue turban”. A Dutch writer, G. H. Brill wrote in his book The First Encyclopaedia of Islam (1913) about the rise of Islam from the East by someone he called “the standard bearer of Mahdi”. And in an ancient and famous Javanese book known as Babad Tanah Jawa, there is mention about the coming of one “Ratu Adil” (Al Mahdi) and “Satria Piningit” (The Prince of Bani Tamim) who will govern NUSANTARA Archipelago with pure Islamic teachings. Continue reading

The PROPHET’s LEGACY : The LAST Era that was PROMISED (II)

masjid_sultan.jpg

This is the last era that is promised by Allah. With the will of Allah, the resplendence of Islam from the East in this last era will be a repetition of the first resplendence, and the first empire of Islam. It is promised. It is within the power of Allah to make the East the foundation of the second empire of Islam (ummah) similar to the way Allah chose Mecca and Medina to be the foundation for the first empire of Islam. Continue reading

PAK HARTO NAIK LAGI…!?

soeharto.jpg

H. Muhammad SOEHARTO

[ Nama Muhammad beliau pakai setelah manunaikan fardlu haji, sebagai tanda kecintaan beliau pada Nabinya ]

~ Seorang Islam yang pernah menjadi ketua dan “penjaga” 150 juta ummat Islam di Timur selama 32 tahun. Seorang yang bukan sembarangan dan amat berjasa mengiringi kebangkitan Islam dari Timur. Kabinetnya bercirikan songkok di kepala yang mencerminkan harapan beliau untuk sebuah kebangkitan Islam ~

Beberapa hari ini dalam sakitnya yang semakin kritis, nama pak Harto kembali meniti di bibir bangsa Indonesia. Bahkan buku Otobiografinya di beberapa kota besar di Indonesia habis terjual. Dengan sakit ini seakan PAK HARTO NAIK LAGI popularitasnya melebihi siapa pun di negeri ini. Hampir semua media memberitakan tentangnya. Bahkan tak sedikit yang masih setia menghujatnya sekalipun beliau sudah dalam NAZAK-nya. Semoga hujatan2 itu menghapuskan dosa-dosanya, 200 juta orang Indonesia menghujat beliau, maka boleh jadi 200 juta dosa beliau diampunkan oleh Tuhan sedangkan kita yang menghujat belum tentu selamat di akhirat.

Marilah kita sebagai ummat Islam bijaksana menyikapi hal ini. Sekalipun beliau banyak kesalahan tetapi secara tidak langsung tidak sedikit jasa-jasa yang beliau sumbangkan untuk negara dan bangsa ini khususnya kepada ummat Islam.

adil.jpg

~ seringnya kebencian dan dendam membuat kita berlaku tidak adil pada sesuatu golongan…

——————————

Inilah doa untuknya, semoga kita selaku ummat Islam dapat mencontoh Nabi kita yang senantiasa mendoakan kebaikan untuk sesama… :

“…WAHAI TUHAN yang membolak-balikkan hati, Tuhan yang menggilir-gilirkan rasa senang dan susah dalam dada manusia. Tuhan yang mengilhamkan kebaikan dan kejahatan supaya manusia dapat memilih salah satu darinya. Ya ALLAH jadikanlah hati Pak Harto itu senantiasa di atas petunjuk-Mu.

soeharto-sakit.jpgWAHAI TUHAN yang menetapkan hidup manusia adalah pergilran ujian dan nikmat. Yang juga mentakdirkan manusia suka dengan nikmat dan takut dengan azab. Ya ALLAH jadikanlah Pak Harto dapat bersyukur dengan nikmat dunia dan sabar dengan ujian duniawi supaya dia mendapat pahala sabar dan syukur yang sebesar-besarnya di Akhirat nanti.

WAHAI TUHAN yang Maha Mencintai makhluknya, yang sangat Mengasihi dan Sabar dengan beragam sifat hamba-hamba-Nya. Yang Kemapunan-Nya lebih besar dari Kemurkaan-Nya. Ya ALLAH, jadikanlah Pak Harto kenal dengan-Mu dan menjadikan tujuan hidupnya hanya untuk-Mu.

Ya ALLAH, di akhir zaman ini seperti yang Dikau janjikan, Islam akan bangkit dari bumi sebelah Timur, maka jadikanlah kami berusaha untuk menagih janji-Mu ya Allah. Tapi untuk menjadi pembangun agama-Mu kami perlukan Ilmu, kefahaman, metode, tenaga manusia, uang, iman dan taqwa, dilindungi dari kejahatan orang-orang yang anti Islam serta yang lain-lain lagi. Sedangkan itu semua milik mutlak-Mu ya Allah. Maka berikanlah kami jalan untuk mendapatkan semua itu dan mudahkanlah kami untuk kebaikan, ya Allah ! Apabila semua itu Dikau izinkan untuk kami, selamatkanlah kami dari Riya’, ujub, sombong, sumaah, pemarah, bakhil, dendam dan lain-lain lagi wahai Tuhan ! Karena tiada artinya kejayaan kami di atas semua itu. Kemudian orang lain selamat dari dosa, sedangkan kami binasa karena dosa-dosa batin serta akhlak-akhlak buruk itu.

WAHAI TUHAN, jadikanlah kami rakyat yang bertaqwa, yang dipimpin oleh pemimpin yang bertaqwa. Jadikan keluarga kami contoh kepada manusia. Jadikanlah musuh-musuh kami gagal dalam usaha mereka menghalang agama-Mu. Ya Allah ya Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, mudah saja bagi-Mu untuk menjadikan yang kami mohon ini terjadi. Kasihanilah kami hamba-hamba-Mu, dalam kebaikan yang kami inginkan ini. Dan sesungguhnya kami yakin sekali ya Allah, dengan Kasih Sayang dan pertolongan-Mu atas apa yang kami doakan ini. Dan ampunkanlah dosa-dosa kami

MOGA-MOGA panjang umur Pak Harto untuk menambah kebaikan pada diri, keluarga dan rakyat serta negaranya….”

AMIN ! Continue reading