Tentang Kepemimpinan (I) : Apa Makna Pemimpin ?

Artikel berikut adalah Buah Fikiran Abuya Imam Ashaari Muhammad mengenai Kepemimpinan :

Links : The Party of Allah (II) – The Criteria of The LEADER , Pemimpin-Pemimpin Adil Sepanjang Sejarah. Who’s the Next…!? , 100 Tahun Kebangkitan Nasional : Tokoh-Tokoh Kebangkitan Islam, Pemimpin Kebenaran Adalah Pribadi Bayangan Rasulullah SAW , MUJADDID, Pemimpin Kebenaran Pewaris Rasul : Khazanah Yang Sudah Lama Dilupakan Umat Islam

Apa Makna Pemimpin ?

Di dunia hari ini orang memperebutkan jabatan pemimpin. Mereka sanggup berkorban waktu tenaga dan uang yang banyak untuk menjadi pernimpin negara, perusahaan atau organisasi. Kadang-kadang menggunakan berbagai cara yang menyinggung dan menyakitkan hati orang lain untuk mencapai tujuannya. Abuya mempunyai pandangan tersendiri tentang pemimpin ini.

Menurut Abuya, pemimpin adalah orang yang sangat berwibawa dan berupaya membawa manusia kepada Allah, punya ilmu untuk menunjuk ajar manusia dengan syariat Tuhan, mampu mendidik hati manusia ke arah iman dan taqwa, mampu menjinakkan nafsu manusia sebagaimana dia menundukkan nafsu dirinya.

Sifat-sifat kekhalifahannya sangat menonjol dan sekaligus sifat-sifat kehambaannya juga seiring, yakni sangat menonjol. Dialah yang berperanan menghubungkan hati manusia kepada Tuhan.

Pemimpinlah yang membawa rakyatnya kepada keselamatan yang hakiki baik di dunia maupun di akhirat. Jadi pemimpin adalah penyelamat.

Salah Faham Tentang Pemimpin

Bukan mudah untuk menjadi pemimpin, karena tanggung jawabnya yang begitu besar. Pemimpin bukanlah sesuatu yang harus diperebutkan. Karena sangat sedikit jumlahnya di kalangan manusia yang memiliki ciri-ciri serta syarat-syarat kelayakan sebagai pemimpin.

Di dunia hari ini orang yang bergelar presiden, perdana menteri, sultan, Raja, Amir, yang dipertuan, pengerusi atau apa saja panggilan, yang kedudukan mereka di atas, atau status sosial paling tinggi, sebenarnya bukan pemimpin. Mereka tidak lebih dari pentadbir atau pengurus, mereka tidak pernah memimpin manusia. Mereka hanyalah orang yang mentadbir dan menguruskan benda, pembangunan, kemajuan, makan minum, pelajaran, kesehatan, ekonomi, pertanian, keuangan dan lain-1ain.nya.

Mereka bukan saja tidak membawa hati manusia kepada Tuhan, bahkan kadang-kadang menjadi penghalang kepada manusia lain yang mau kepada Tuhan. Mereka bukan saja tidak mengatur kehidupan manusia dengan syariat, bahkan melalui kuasa yang ada mereka menjadi penganjur maksiat dan kemungkaran.

Inilah diantara salah faham manusia tentang kepemimpinan, sebab itu tidak heran, dimana-mana terjadi perebutan untuk menjadi pemimpin. Ada yang sanggup hingga ke peringkat mengorbankan nyawa pengikut demi mencapai cita-cita kepemimpinan.

Adakalanya tercetus permusuhan, jatuh menjatuhkan, tindas menindas bahkan peperangan hingga puluhan tahun karena berebut untuk menjadi pemimpin. Sedangkan masing-masing hanyalah menegakkan dan mempe juangkan kepalsuan. Siapa pun berjaya, tetapi tidak mengubah apa-apa arti kepemimpinan itu selain mentadbir dan menguruskan hal yang sama yang tiada sangkut paut dengan hati manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s