Dua SUPER POWER Dunia. Kita Berada Dimana ?!

~ Kalau umat Islam mau jadi empire besar dunia, mereka mesti berusaha menjadi orang-orang yang bertaqwa. Mereka mesti berusaha melahirkan golongan orang-orang yang bertaqwa. Berusaha meningkatkan kekuatan lahir saja tidak memadai walaupun ini tidak salah. Kekuatan lahir semata-mata tidak akan ada hasil apa-apa. Sampai kapan pun kita tidak akan dapat menandingi, jauh sekali untuk mengalahkan kuasa besar kafir ~

super-power.jpg

Di sisi Tuhan, hanya ada dua golongan saja yang diberi kekuasaan di atas muka bumi ini. Yaitu golongan kafirgolongan orang-orang yang bertaqwa dan . Selain dari dua golongan ini tidak ada golongan lain yang dizinkan Tuhan untuk menguasai dunia ini.

Kalau kita analisa setiap golongan yang wujud di dunia ini, golongan yang tidak termasuk ke dalam golongan kafir dan golongan bertaqwa ialah golongan orang-orang ISLAM. Tidak ada lagi golongan di dunia ini selain dari golongan kafir, golongan Islam dan golongan orang-orang yang bertaqwa. Ini bermakna golongan orang Islam tidak akan menjadi kuasa dunia.

Golongan-golongan ini adalah :

Golongan Kafir yaitu golongan yang menolak Allah bulat-bulat seperti Komunis dan golongan yang musyrik yaitu yang menyekutukan Allah seperti Kristian, Yahudi, Majusi, penyembah berhala dan lain-lain lagi.

Golongan orang-orang yang bertaqwa sudah tentu mereka itu orang-orang Islam. Tetapi orang-orang Islam tidak mesti tergolong ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa.

Allah tidak ada memberi jaminan kepada orang-orang Islam. Akan tetapi Allah banyak menjanjikan pertolongan dan kemenangan kepada orang-orang yang bertaqwa seperti dalam firman-Nya :

“Allah pembela bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Surah Jatsiah: 19)

“Akan Aku wariskan bumi ini kepada orang-orang yang bertaqwa.” (Surah Al-Anbia: 105)

Golongan orang-orang Islam ialah golongan yang telah mengucap dua kalimah syahadah dan telah memeluk agama Islam. Akan tetapi tahap keimanan mereka sangat rendah. Mereka beramal dengan sebagian ayat Quran dan meninggalkan sebagian ayat yang lain. Mereka mencampur-adukkan amalan Islam dengan amalan-amalan yang lain yang kadangkala sangat bertentangan dengan ajaran dan kehendak Islam.

Umumnya, golongan Islam ini hanya tahu dan ada ilmu tentang Allah. Mereka sebenarnya belum betul-betul kenal atau arif tentang Allah. Oleh itu, walaupun mereka percaya dan tidak menafikan kewujudan Allah, mereka tidak dapat merasakan sifat2 kebesaran Allah itu di hati mereka.

Mereka juga tidak dapat merasakan yang diri mereka itu hakikatnya ialah hamba kepada Allah yang hina-dina, berdosa, lemah, dhaif, tidak memiliki apa-apa.

Di samping itu, golongan Islam ini juga lemah dalam bermujahadah atau melawan hawa nafsunya. Oleh yang demikian, mereka tidak dapat mengawal hawa nafsu mereka dari segala sifat-sifat mazmumah yang keji dan jelek seperti hasad dengki, tamak, pemarah, cinta dunia, bakhil, riyak, penting diri, sombong, angkuh dan sebagainya.

Golongan yang bertaqwa atau golongan yang mukmin, apabila disebut nama Allah, gemetar hati mereka. Apabila dibaca ayat-ayat Allah, bertambah iman mereka. Mereka hanya berkata Kami dengar dan kami taat”. Mereka kuat bergantung dengan Allah. Mereka tidak menurut kehendak hawa nafsu mereka dan hati-hati mereka tidak dihinggapi penyakit-penyakit mazmumah yang keji.

Apabila golongan orang mukmin atau orang yang bertaqwa tidak wujud atau tidak ada di muka bumi ini, maka Allah akan serahkan kuasa di dunia ini kepada golongan kafir. Akan tetapi, jika golongan bertaqwa sudah muncul atau sudah wujud maka Allah akan pindahkan kuasa dari tangan orang kafir kepada golongan orang yang bertaqwa. Golongan orang bertaqwa lebih berhak menguasai dunia ini daripada golongan kafir.

Karena golongan yang bertaqwa mempunyai hak warisan terhadap kuasa dunia ini seperti yang Allah firmankan:

“Akan Aku wariskan bumi ini kepada orang-orang yang bertaqwa.”

paradox.jpg

Begitulah yang dapat kita lihat dalam sejarah tentang dua kuasa besar kafir yaitu Rum dan Parsi. Mereka menguasai seluruh dunia di zaman mereka. Tetapi apabila muncul orang-rang yang bertaqwa yang telah dididik oleh Rasulullah SAW dan yang mengamalkan Al Quran, kedua kuasa besar kafir tersebut telah tumbang dan tewas kepada golongan orang-orang yang bertaqwa ini.

Setelah tujuh ratus tahun golongan orang-orang yang bertaqwa ini berkuasa hingga menjadi empire yang memerintah tiga perempat dunia, mereka telah digantikan oleh golongan orang-orang Islam yang telah hilang ketaqwaan mereka yang dunia telah masuk ke dalam hati-hati mereka.

Karena itu akhlak mereka jatuh hingga menyapu bumi, persatuan dan perpaduan mereka runtuh dan kasih sayang sesama mereka bertukar menjadi kebencian, iri hati dan buruk sangka. Kerja mereka hanya merebut kuasa dan merebut harta. Hasilnya, Allah tarik semula kuasa dunia yang telah diberikan-Nya itu dan diserahkan semula kuasa tersebut kepada kafir Barat hinggalah ke saat ini.

Satu lagi ketentuan Tuhan yang patut kita tahu ialah bentuk kekuatan yang ada pada golongan kafir ialah “quwwah” atau kekuatan lahiriah. Untuk menewaskan kuasa golongan kafir ini memerlukan “quwwah” atau kekuatan lahir yang jauh lebih kuat, lebih hebat dan lebih canggih dari apa yang ada pada mereka. Akan tetapi, umumnya, “quwwah” atau kekuatan lahir yang ada pada golongan orang kafir ini jauh lebih kuat, lebih hebat dan lebih canggih dari apa yang ada pada golongan Islam.

Oleh itu kita lihat, umat Islam tidak ada daya upaya untuk menentang golongan kafir ini. Malahan, kita lihat, golongan kuasa besar kafir ini dengan mudah boleh memperkotak-katik umat Islam di mana saja di dunia ini, membunuh dan memusnahkan negara mereka dan menjajah mereka. Rasulullah SAW ada bersabda yang bermaksud:

“Di satu zaman nanti, umat Islam akan dikeroyok oleh orang-orang kafir seperti anjing-anjing yang mengeroyok bangkai.”

Ada Sahabat yang bertanya: “Apakah jumlah umat Islam ketika itu sedikit, ya Rasulullah?”

Rasul menjawab, “Tidak, bahkan mereka ramai. Tetapi mereka ibarat buih di laut.”

islam.jpg

Inilah yang berlaku di Bosnia, di Kosovo, di Palestin dan di Afghanistan.

Golongan yang bertaqwa tidak menggunakan “quwwah” atau kekuatan lahir bila berhadapan dengan orang kafir. Mereka menggunakan kekuatan taqwa. Kekuatan taqwa adalah sembilan puluh persen lebih kuat dan lebih ampuh dari kekuatan lahir, malahan ia boleh melumpuhkan kekuatan lahir. Kekuatan taqwa ialah kekuatan yang datang dari Tuhan dan yang dibantu oleh Tuhan dan tentera-tentera Tuhan sama ada yang lahir maupun yang ghaib. Bantuan-bantuan Tuhan ini banyak yang berbentuk khawariqul ‘adah atau yang ajaib, aneh atau yang diluar adat.

Kalau di akhir zaman, umat Islam ramai tetapi lemah ibarat buih di laut, golongan orang bertaqwa ini pula sedikit bilangannya tetapi kuat dan padu. Oleh karena Allah sendiri yang turun tangan dan memberi pertolongan, golongan orang yang bertaqwa ini tidak perlu ramai. Memang sukar pun untuk mendapat golongan orang bertaqwa yang ramai karena hendak menjadi orang yang bertaqwa bukan mudah. Hendak mengekalkan ketaqwaan pula lagi susah dan payah. Golongan bertaqwa ini mendapat kemenangan bukan karena hasil usaha mereka tetapi sebagai anugerah dan pemberian dari Tuhan.

Kalau umat Islam mau jadi empire besar dunia, mereka mesti berusaha menjadi orang-orang yang bertaqwa. Mereka mesti berusaha melahirkan golongan orang-orang yang bertaqwa. Berusaha meningkatkan kekuatan lahir saja tidak memadai walaupun ini tidak salah. Kekuatan lahir semata-mata tidak akan ada hasil apa-apa. Sampai kapan pun kita tidak akan dapat menandingi, jauh sekali untuk mengalahkan kuasa besar kafir.

sunset_in_putrajaya.jpg

~ Sekedar gambar hiasan : Empire Melayu Islam. Antara Janji dan Harapan ~

Kalau kita menjadi orang-orang yang bertaqwa, Allah akan bantu kita. Allah akan bela kita. Allah akan turun ‘tangan’. Ketika itu, kuasa besar kafir bukan lagi terpaksa berhadapan dengan kita tetapi mereka terpaksa berhadapan dengan Allah itu sendiri yang Maha Berkuasa dan Maha Gagah.

Lagi pula, kalau umat Islam Tuhan izinkan menjadi empire besar dunia, tidak ada jaminan dunia akan bertambah baik. Pemerintahan umat Islam akan sama saja dengan pemerintahan orang kafir. Mereka tidak ada kekuatan iman dan ketaqwaan untuk mengatur bumi ini dengan sistem Tuhan. Mereka tidak cukup cinta dan takut dengan Allah untuk menjalankan syariat-Nya. Buktinya, berapa banyak negara umat Islam sudah merdeka dan diperintah oleh pemimpin-pemimpin Islam. Mana ada yang mengatur mengikut sistem Tuhan dan mengikut syariat Islam? Pemerintahan mereka dan sistem mereka sama saja dengan pemerintahan dan sistem kafir.

Malahan, di sebagian negara umat Islam yang pemimpinnya juga Islam, Masyarakat Islam sendiri malah ditekan. Umat Islam dilarang mengamalkan syariat Islam. Lihatlah Turki yang tidak segan-segan lagi mengaku mengamalkan sistem sekuler dan akan menghukum siapa saja rakyatnya yang menentang doktrin sekulernya.

Advertisements

2 comments on “Dua SUPER POWER Dunia. Kita Berada Dimana ?!

  1. Alloh akan bantu kita, dalam setiap hidup kita, tapi kita suka jauhkan diri dengan Alloh, tak mau taat, tak mau taqwa.. maka hasilnya pun dapat kita rasa yang sebenarnya, walau Alloh kasih kita rumah mewah, mobil yang canggih, tetap tak merasai jiwa, hati ini tentram… kenapa?
    karena dalam kehidupan kita tinggalkan Alloh, Tuhan yang memberi segalanya pada kita dari kita bangun sampai kembali activity kita, bahkan saat tidurpun, kita diberi nikmat dari Alloh.
    Maka kita akan jadi sadar bahwa Alloh sedang istidrajkan nikmat kita.. berupa disengsarakan jiwa kita walau fasilitas hidup lengkap ada pada kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s