SUFI WAY : Dalam Rangka Mewujudkan ISO-AKHLAK INTERNATIONAL

~ Dalam Islam, sesungguhnya Allah telah melengkapkan segala sesuatu hal untuk menguruskan dunia ini. Dengan mengirimkan Rasulullah sebagai suri tauladan terbaik. Termasuklah ISO AKHLAK International yang sudahpun ada dalam pengajian2 Tasawuf yang dibawa oleh syeikh2 Tarikat dan Sufi tingkat dunia ~

unity.jpg

Posting ini adalah sebuah kembara yang saya dapat dari sebuah pengajian sufi, melalui beberapa sifat yang diajarkan para syeikh sufi tingkat dunia untuk menempuh istiqamah, makarimul akhlaq dan perpaduan bangsa dalam merealisasikan ISO Akhlak International.

1. SETIA

Sifat setia ini con­tohnya:

Jika kita meminjam sesuatu dari orang lain maka wajib kita memulangkannya sesegera mungkin tanpa melengah­-lengahkan waktu demi menanamkan rasa saling percaya-mem­percayai antara satu sama lain dalam masyarakat, ini mesti dilakukan tanpa bertangguh, lupa maupun leka. Jangan sampai tercatat pada dirimu sikap suka melengah­-lengah membayar hutang misalnya.

Kita juga mesti menjaga adab pergaulan dengan saudara-­saudara seperjuangan, memelihara janji-janji mereka, janji-janji dengan rakan taulan setiap masa.

Peliharalah juga hubungan kita dengan mereka sebaik mung­kin, perasaan kasih terhadap mereka turut dijaga jangan sampai berkurang, sedapat-dapatnya senantiasalah berbuat baik dengan mereka semua.

Memelihara janji dan mengekalkan rasa-rasa ini sepanjang masa mestilah diusahakan sedapat mungkin kerana semua ini sebenarnya merupakan sebagian dari kesetiaan janji dan ketaatanmu kepada Allah. Inilah juga ibadah dan penyembah­anmu kepada Allah dalam tiap gerak diammu apabila engkau terus istiqamah melaksanakan amalanmu dan tetap di atas keazamanmu kerana Allah.

Di situlah kita nanti dihadiahkan Allah Taala satu kurniaan yang dijanjikan dalam firman-Nya:

Maksudnya: “Dan bagi mereka yang berjihad pada jalan Kami pasti Kami akan tunjukkan mereka jalan Kami.” (Al Ankabut: 69)

globe-on-hand.jpg

Dan satu lagi antara sifat setia yang paling agung itu ialah apabila dapat melupakan saja kebaikan kita pada manusia dan sen­antiasa mengingat pula kebaikan-kebaikan mereka pada kita. Ingatlah kebaikanmu pada mereka tidak sia-sia dan janganlah pula kebaikan mereka padamu dilupakan kerana di situ ada anugerah dari Allah Taala.

Sepertimana yang disabdakan oleh junjungan mulia Nabi kita SAW:

Maksudnya “Amal-amal makruf dapat menghindar nasib malang “

2. KHAUF

Sifat yang kedua ialah khauf [takut]. Sesungguhnya dengan banyak takut pada Allah itu dapat membawa kita ke jalan keselamatan dan istiqamah. Senantiasalah bimbang dan sedarlah atas nama Allah dengan keyakinan yang sebenarnya bahwa Dia sentiasa melihat dan memantaumu, Dia sentiasa bersama dan menga­wasimu dalam tiap patah perkataan, perbuatan, gerak dan diam, tidur dan jaga, bersendirian maupun ramai.

Kalau engkau sadari itu apakah masih mau lagi menyandar harapanmu pada makhluk, masihkah mahu meminta pada mereka sedangkan engkau tahu bahwa zaman ini telah rusak, manusianya pun rusak tujuan hidup, kecenderungan dan hanya mementingkan diri semata-mata?!

Mampukah kita untuk merdeka dari cengkaman korupsi yang ditukar dengan istilah-istilah yang nampak baik sepertimana dapat disaksikan zaman sekarang? Tambahan pula mereka yang menyogok itu bukan memberi karena kasih-sayang, bukan juga bermotif saudara seagama dan bukan juga kerana semangat patriotik tapi semata-mata untuk merealisasikan keinginan mereka yang rusak atau untuk merampas hak orang lain.

Dalam diri kita masing-masing, cuma ada sekeping hati yang hanya akan takut kepada Allah atau takut kepada manusia, tak mungkin dua perasaan takut yang berbeda itu dapat berhimpun dalam sekeping hati.

3. SABAR

Sifat ketiga yang dapat membuka jalan menuju kesempurnaan insan adalah sabar. Membalas kejahatan orang padamu dengan kebaikan hingga nanti setiap yang memusuhimu akhirnya mengakui kelebihan, kebaikan dan keagungan peribadimu.

Jika mereka menyaksikan ini padamu – dan kamu sendiri memang sudah biasa sabar serta tidak memperdulikan kejahatan dan kedegilan mereka – pastilah mereka nanti akan kembali ke pang­kal jalan sesudah bertaubat kepada Allah Azza Wajalla yang Maha Pemaaf dan Pengampun.

Akhirnya sikap mereka menjadi baik dan keadaan mereka jadi sempurna. Kemudian mampukah kita yang begitu sibuk dengan urusan dunia untuk lebih banyak dan berhabis-habisan mentaati Allah dan pelbagai bentuk pengabdian, bahkan makin banyak kerja yang dilakukan makin sungguh-sungguh kamu mentaati Allah Raja yang Maha Jabbar dan Qahhar.

Kalau kita merenung ayat-ayat Al-Quran kita akan dapati bahwa antara sifat mahmudah yang paling besar dan penting yang Allah perintahkan kepada hamba-hambaNya untuk meng­hiasi diri dengannya ialah sifat sabar. Kerana kesabaran me­rupakan satu tanda kesempurnaan

Jelaslah bahawa pengajian Tasauf Islam memberi kita udara baru yang segar-bugar dan natural untuk dihirup. la memberi kita satu ufuk baru, membuka banyak lorong, laluan dan jalan untuk melihat alam nyata dan apa yang ada di balik alam nyata itu demi untuk sampai kepada kesempurnaan makarimul akhlaq clan pelaksanaan ISO Akhlak Internasional.

Kerana itulah ditegaskan bahwa keagungan mereka yang berusaha mencapai kesempurnaan insan, istiqamah rabbani dan kebahagiaan abadi adalah hasil dari keyakinan dan keimanan, bukan kerana dalil, hujjah maupun bukti yang dapat dilihat.

Semoga Allah menetapkan kita semua di atas siratal mustaqim.

Advertisements

One comment on “SUFI WAY : Dalam Rangka Mewujudkan ISO-AKHLAK INTERNATIONAL

  1. Amin Allahumma amiin…

    Semoga hidayah dan inayah Allah SWT senantiasa menaungi kita untuk tetap berada di jalan-Nya. Bukan hanya dalam manisnya perkataan baik, namun mampu kita lahirkan dalam sikap dan tingkah laku…Insya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s