Mengapa Jiwamu Tidak Tenang?!

headache.jpgheadache2.jpg

Orang yang jiwanya tidak tenang perilakunya cenderung negatif, bisa bermacam-macam gejalanya misalnya : selalu gelisah, mudah mengeluh, menggerutu, mudah panik, mudah marah, melakukan apa saja serba salah, salah tingkah, melamun, tidak jarang sampai putus asa, gangguan kejiwaan dan bunuh diri.

Diantara penyebab jiwa kita tidak tenang adalah seperti berikut :

1. Banyak menzalimi orang lain, baik secara sikap, perkataan maupun tindak tanduk kita.

2. Banyak berbuat dosa dan maksiat baik lahir maupun batin

3. Menghina dan menzalimi atau durhaka kepada ibu bapak

4. Menzalimi dan menghina guru terutama guru yang telah menunjukkan jalan Akhirat

5. Sudah mulai ragu pada kewujudan Allah Taala

6. Tidak lagi mengharap pertolongan Allah, atau putus asa dari rahmat Allah

7. Orang yang imannya lemah atau tidak ada iman lalu ditimpa ujian

Ketenangan itu bersumber di dalam hati nurani. Ia perlu dijaga, karena apabila hilang ketenangan, hilanglah kebahagiaan. Apabila hilang kebahagiaan, tidak ada lagi keindahan didalam kehidupan sekalipun mempunyai kekayaan, tinggal di dalam istana yang indah, memiliki isteri yang cantik, ada kuasa dan lain-lain. Apabila ketenangan tidak ada, seseorang itu akan sentiasa keluh-kesah. Apa saja dibuat serba salah, makan rasa tidak sedap, tidur tidak nyenyak, selalu saja termenung, pergaulan bebas, membaca pun terganggu tidak dapat konsentrasi untuk memahami apa yg dibaca.

Kawan-kawan yang melihatnya pun risau. Mudah marah-marah, suka menyendiri, mudah menyerah, mudah tersinggung, tidak sabar, mudah jemudalam bekerja, makan minum pakaian dan badan tidak terurus, kurang bertanggungjawab, tidak suka bersosialisai.

Orang yang berada di dalam keadaan tidak tenang, jika ketidak-tenangan itu kuat menekan jiwanya dan kurang ilmu,maka dia tidak dapat mengontrol rasa tidak tenang itu, baik di waktu ramai maupun di waktu seorang. Senantiasa nampak muram, kesusahan hatinya amat ketara, banyak orang dapat merasakannya.

Jika dia seorang cerdik dan pandai atau ada status di dalam masyarakat mungkin sebagian orang dia dapat mengontrol perasaannya. Di tengah banyak orang dia dapat menyembunyikan ketidak-tenangannya itu untuk menjaga wibawa atau status diri, tapi apabila waktu keseorangan dia mulai termenung. Kesusahan hatinya nampak dilihat di air mukanya. Ada sebagian orang mukanya cantik, orangnya periang, happy go lucky, adakalanya susah juga dikesan perasaan dalam hatinya. Tapi kalau dia tidak dapat mengontrol, lihat mukanya saja dapat dikesan. Maka seorang yang periang tiba-tiba jadi pendiam, hilang riangnya, suka menyendiri, gurauan sudah tidak ada. Anak isteri mulai risau, kawan-kawan susah hati.

Kalau hal ini menimpa diri anda, jangan dibiarkan berlarutan sebab dia bisa membawa ke jalan penyelesaian yg sebenarnya anda sendiri tidak menhendakinya begitu juga dgn keluarga anda dan orang-orang disekeiling anda juga tidak menghendakinya. Jalannya untuk menghilangkan rasa tidak tenang itu, berhentilah dari berbuat zalim dan memohon maaf kepada orang yang kita zalimi itu.

Tinggalkan perbuatan dosa kemudian kembali berpegang dan bersandar kepada Allah SWT. Insya-Allah ketidaktenangan akan hilang. Mudah-mudahan Allah mencurahkan hidayah dan taufiqnya kepada kita semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s