Islam Adalah Hiburan Dari Allah

beauty.jpg

Kedatangan Islam ke dunia ini adalah untuk menghibur manusia. Disinilah salah satu letak keindahan Islam, yaitu Islam itu menghibur. Penghibur yang paling besar ialah Allah Yang Maha Agung. Kalau Allah itu dikenali, dicintai dan dihayati dalam kehidupan kita, maka sebenarnya Allah sangat ingin menghibur hamba-hambaNya.

Kita ambil contoh peristiwa biasa yang selalu kita alami, tetapi sering kita tidak menyadari bahwa itu adalah hiburan dari Allah. Contoh, kita menghirup udara atau oksigen. Udara atau oksigen yang kita hirup ini adalah oksigen milik Allah. Kalau tidak ada udara atau oksigen kita akan mati, di waktu itu harta, mobil, kecantikan dan kemewahan tidak berguna lagi.Nikmat oksigen adalah hiburan. Sebab jika Allah mencabut nikmat itu, artinya kita akan kesulitan, sakit bahkan mati lemas, sedangkan satu tabung oksigen saja bisa bernilai ratusan ribu rupiah. Sedangkan selama hidup kita, Allah memberikan oksigen tanpa meminta bayaran sedikitpun. Coba kalau dihitung, berapa rupiah seandainya kita mesti membelinya dengan uang.

Hamparan bumi yang kita pijak adalah ciptaan Allah, agar kita dapat berbuat segala kebaikan. Bila melihat ke langit, sungguh indah, itu adalah langit kepunyaan Allah, selain menghibur pandangan mata, hati kita juga merasakan Kehebatan serta Kebesaran Allah. Allah membentangkan langit yang luas tanpa tiang, sedangkan membuat gubuk kecil saja kita memerlukan tiang. Tentu kita terasa bahwa Allah Maha Hebat bukan?ini pun sebuah hiburan juga. Kita juga akan terhibur ketika melihat hamparan pemandangan yang hijau dan indah.Bukankah itu semua milik Allah? Tapi sayang terkadang kita tidak merasakan dan tidak menghayatinya. Kita hanya memandangnya atau melaluinya begitu saja.

Bila kita melakukan kegiatan, tentu kita letih dan perlu beristirahat. Maka Allah memberi kita rasa kantuk. Mengantuk itu menghibur kita, bayangkan jika Allah tidak memberi rasa kantuk ini maka bila kita letih kita akan sangat tersiksa.

Maka sebagai hiburan, Allah tidurkan kita, Allah juga yang menjaga kita. Setelah tidur, badan kembali segar seperti sedia kala. Ini satu bentuk hiburan lagi dari Allah.

Ketika Allah takdirkan kita bertemu dengan sesama manusia, kita dapat curhat, dapat berbagi perasaan, saling menghibur, saling maaf memaafkan dan melakukan berbagai macam kegiatan. Kawan-kawan kita pun akan mengungkapkan perasaan kepada kita. Rasanya lega. Ini juga merupakan hiburan dari Allah.

Ketika kita lapar maka kita makan, nasi dan lauk-pauk adalah dari Allah, ini hiburan lagi. Ketika kita sakit Allah yang meyembuhkan, ini juga hiburan. Bahkan sakit, ujian kesusahan serta bencana dapat menjadi penghapus dosa kita jika kita sabar dan redha, ini juga hiburan yaitu hiburan kelak di akhirat.

Allah itu Maha Pemurah dan Maha Mengasihi hamba-hambaNya. Kalau kita menghayati Kasih Sayang Allah maka hati kita akan terharu, rindu kepadaNya dan akan insyaf selalu. Kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya lebih hebat dari kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya.

Allah menciptakan siang dan malam. Kejadian siang dan malam juga hiburan dari Allah. Kalau hanya malam saja, tentu akan meyulitkan semua makhluk. Demikian juga kalau hanya siang saja.Tetapi Allah Maha Adil. Siang adalah waktu dimana kita bekerja. Malam digunakan untuk beristirahat atau tidur. Kita akan terhibur bukan? Maka akan terasa di dalam hati kita bahwa sesungguhnya Allah begitu Baik kepada kita.Tidak ada yang lebih Menghibur hati kita selain Allah SWT. Oleh karena itu kemudian Allah menciptakan syariat ( sistem hidup Islam ), seolah-olah Allah berkata, “Aku yang menciptakan kamu, Aku adalah Penghibur Agung bagi kamu. Sebab itu Aku membuat syariat sebagai peraturan dan sistem hidup untuk menghibur kamu”.

Syariat adalah sebagai hiburan juga. Syariat Islam mengajarkan kita, kalau ada orang bersalah kita maafkan. Semua orang suka dimaafkan.Ini adalah hiburan juga. Syariat menyuruh kita berbuat kebaikan kepada tetangga kita, yaitu kita perlakukan mereka seperti keluarga sendiri. Ini juga hiburan buat manusia. Bila berteman, Allah menyuruh kita untuk setia, berkasih sayang, saling memaafkan, dst. Mana ada orang yang tidak terhibur bila dimaafkan? Bila ada orang menentang kita dalam berdakwah, kita disuruh mendoakan mereka semoga mereka mendapat petunjuk. Siapa yang tidak terhibur? Bila ada orang berbuat jahat kepada kita, Allah perintahkan untuk mebalasnya dengan kebaikan. Ini juga bentuk hiburan dari Allah

Kemudian mari kita membaca sejarah.Orang yang paling kuat memperjuangkan agama Allah adalah para Rasul a.s. Kalau kita membaca sejarah Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Musa, Nabi Nuh, Nabi Daud, dll. Mereka tidak pernah membunuh orang, kecuali Nabi Musa, itupun sebelum menjadi Nabi dan secara tidak sengaja. Rasulullah terjun ke medan perang 27 kali tetapi tidak pernah sekalipun membunuh orang, padahal ada peluang untuk membunuh musuh. Kalaupun ada peluang membunuh musuh, Rasulullah lebih memilih memaafkan musuh-musuhnya. Allah mengutus Rasulullah untuk menghibur manusia. Kalau musuh tidak juga masuk Islam, Rasulullah tidak membunuh mereka, dengan harapan suatu hari nanti anak cucu mereka masuk Islam. Apakah manusia tidak terhibur dengan akhlak mulia seperti itu? Karena sebenarnya tujuan jihad Rasullullah adalah untuk menyelamatkan iman manusia, bukan untuk membunuh orang. Meng-Islam-kan musuh lebih mulia di sisi Allah daripada membunuh mereka dalam keadaan mereka tidak beriman.

Jadi Allah memerintahkan kepada manusia untuk saling menghibur sesama manusia. Allah memerintahkan orang-orang untuk memperjuangkan Allah dan memperjuangkan Islam untuk menghibur manusia walaupun penuh dengan tantangan.

Wabihi Wallahu ‘Alam [asiamat]

Advertisements

5 comments on “Islam Adalah Hiburan Dari Allah

  1. Islam adalah agama yang lengkap. Ibaratnya seperti sebuah nangka utuh. Tentu tidak akan kita telan semuanya. Kita juga tidak ingin hanya mengambil getahnya saja, atau daminya saja. Kita mungkin akan memilih daging buahnya. Walaupun secara syariat, kita tidak mungkin membeli buah nangka di pasar, kalau tidak semuanya. Demikian pula, kalau memandang Islam hanya dari kulitnya saja, tentu kita hanya melihat kulit buahnya yang ringih-ringih berduri. Tetapi kalau kita sudah mencicipi daging buahnya yang ranum. Nah, itulah rasa yang sebenarnya.

  2. Iya, memang begitulah Islam. Dalam Islam ada yang namanya Syariat Lahir dan Syariat Batin, keduanya mesti berjalan seiring. Bila tertinggal satu maka akan timpang. Tetapi diantara 2 syariat ini syariat Batin lah yang utama. Allah tidak memandang gambaran lahir kita, tetapi Allah menilai kepada hati kita. Adakalanya niat seseorang itu lebih baik dari amalan lahirnya, sebab jika kita telah beramal yang lahir tidak jarang kita terjebak pada Riya’, dan bangga diri yang dapat menghapuskan amalan kita. Tetapi bukan berarti kita tinggalkan sama sekali amalan lahir itu, cuma kita perlu mujahadah untuk istiqamah menjaga amalan batin kita.

    Orang yang mencapai tahap ma’rifat kepada Allah maka segala sesuatu yang menimpa dirinya dianggap sebagai didikan untuknya. Kesusahan yang dialami mampu membuat dirinya redha dan sabar, bukankan redha dan sabar ini amat mahal harganya? sehingga para shobirin diganjari “bighairi hisab” atau pahala tanpa hisab oleh Allah.Tetapi sungguh tidak mudah untuk mencapi maqam ini, hanya orang yang betul2 kenal dengan Allah yang mampu melakukannya.

    Saya sarankan kawan2 netters membaca buku “Mengenal Diri Melalui Rasa Hati” karya Abuya Syeikh Imam Ashaari Muhammad At Tamimi. 🙂

  3. Tamsilan buah nangka itu sangat dalam maknanya. Tidak pernah terbayang menjadikan buah nangka sebagai tamsilan.

    Pokoknya bahasanya bagus sekali. Bukan memuji tetapi bagi orang yg tak pandai berbahasa-bahasa, sering kagum dgn keindahan bahasa tamsilan.

    Tamsilan adalah satu kaedah yg diajar Abuya utk memudahkan kefahaman sesuatu falsafah atau matan yg diajar olehnya.

  4. Ya Alloh,

    Bantulah kami untuk memperbaiki dzikir kami kepada-Mu, memperbaiki syukur kami kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kami kepada-Mu.

    Ya Alloh,

    Jadikan kelezatan dan kenikmatan merasuki seluruh relung jiwa dan raga kami dikala beribadah kepada-Mu.

    Ya Alloh,

    Jadikanlah kerinduan untuk berjumpa Engkau dan Rosululloh SAW adalah yang paling kami harapkan…

  5. Amin ya Allah…, sungguh menyentuh doa-doa yang dipanjatkan Al Faqir…Di Akhir zaman ini sangat sedikit manusia yang dirizkikan kerinduan yang mendalam kepada baginda Rasulullah.Rindu bukan sekedar pada kata2, tetapi rindu ada pada hati dan dilahirkan dalam amalan.

    Sehingga Rasulullah pernah menyebutkan bahwa beliau rindu kepada sebuah golongan di akhir zaman, yang mereka tidak pernah berjumpa dengan beliau tetapi sangat merindui beliau.Itulah yang baginda beri gelar IKHWAN di akhir zaman…

    Silakan baca post ” Siapakah Yang Paling Ajaib Imannya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s