Sayidina Umar bin Khattab RA dan Bencana Lumpur Panas

126883253_15f1f50fe8.jpg

Sayidina Umar Ibnu Khattab, nama besar yang harum di bumi dan di langit, salah seorang dari empat sahabat besar yang utama dan beliau dijamin syurga. Beliau merupakan khalifah kedua Rasulullah SAW setelah Sayidina Abu Bakar Ash Shiddiq. Banyak kisah menyebutkan tentang ketaqwaan Sayidina Umar Ibnu Khattab, tentang zuhudnya, tentang ketegasannya membela agama Allah dan sifat waraknya..

Sayidina Umar adalah salah satu bukti kebesaran dan kehebatan Rasulullah SAW kekasih Allah. Berkat doa Rasulullah beliau memeluk Islam. Rasulullah mampu mengubah dan mendidik, mengenalkan Allah pada Umar Ibnu Khattab sehingga menjadi seorang yang super bertaqwa. Dari manusia yang pernah mengubur bayi perempuannya hidup-hidup menjadi manusia yang mampu menyerahkan dunianya, hidup matinya untuk Allah dan RasulNya.Dari manusia yang kejam dan ditakuti se-jazirah arab menjadi manusia yang paling disegani dan dihormati di Timur dan di Barat (Persia & Romawi). Manusia yang membuat seantero jazirah arab terkejut dan ciut nyali ketika mendengar beliau memeluk agama Islam. Islam telah mengubahnya menjadi manusia yang sangat penyayang, adil dan sangat membela orang miskin. Dari manusia yang sangat keras menjadi manusia yang lembut hatinya, hingga linangan air matanya ketika mengingat dosa membekas di pipinya.

Air matanya selalu mengalir ketika takut kepada Allah, ketika teringat dosa-dosanya dan juga di saat mengaharapkan keampunanNya. Karena takut dengan dosa-dosanya, maka setiap malam beliau memukuli punggungnya sendiri karena merasa banyak berdosa dengan Tuhan. Biarlah dosa-dosaku aku tanggung di dunia daripada aku harus menanggungnya di akhirat kelak begitulah hatinya merintih. Sayidina Umar, dari manusia penyembah roti dan patung menjadi manusia pemuja Allah yang hatinya begitu takut dan cinta dengan Allah.

Sayidina Umar adalah manusia hasil didikan Nabi akhir zaman. Rasa takutnya dengan Tuhan begitu terlihat, hingga selalu bergetar dan menggigil badannya, serta pucat wajahnya ketika mengambil air wudlu. Ketika ditanya oleh sahabat mengenai hal itu, beliau menjawab : “ tahukah engkau kepada siapa aku akan menghadap sesaat lagi?”.Semakin dekat dengan waktu sholat, semakin hebat getaran hati beliau. Hingga degupan jantung beliau ketika sholat terdengar sampai tiga shaf di belakangnya.Bahkan tercium bau hati terbakar karena hatinya terlalu takut dengan Tuhan. Begitulah rasa takut beliau sewaktu menghadap Allah, Raja dari segala raja.

Sifat tawakal beliau kepada Allah begitu kental, hingga setelah menjadi khalifah pun beliau tidak memiliki pengawal. Suatu ketika seorang utusan Romawi terheran-heran ketika menyaksikan Amirul Mukminin ditemuinya sedang tertidur seorang diri di bawah sebuah pohon, tanpa ada pengawal satupun. Ketika utusan Romawi itu bersiap hendak mengayunkan pedang ke arah sayidina Umar, tiba-tiba muncul dua ekor singa yang akan menerkam pengawal itu. Itulah diantara karamah Sayidina Umar ibnu Khattab. Dan akhirnya utusan itu pun masuk Islam, bukan dengan kekerasan tetapi dengan karamah (kemuliaan yang Allah berikan kepada orang yang sangat dekat padaNya, kalau bagi Nabi dan Rasul disebut Mukjizat).

Pakaian Sayidina Umar teramat sederhana, bahkan sampai bertambal-tambal. Beliau sering memanggul sendiri karung-karung makanan untuk rakyatnya yang miskin. Ketika ditanya oleh orang kenapa beliau berbuat demikian sedangkan beliau adalah khalifah, beliau menjawab : “sesungguhnya yang akan ditanya oleh Allah mengenai perkara ini ( keadaan rakyat ) adalah aku, bukan kalian” .Artinya walaupun dunia di gengamannya tetapi tidak terpaut di hati, jasadnya bersama manusia tetapi hatinya bersama Tuhan ( Zuhud ). Rasa kehambaannya begitu tinggi, hingga beliau berkata : “jika semua orang di neraka sudah selesai hukumannya, dan tiggal seorang yang terakhir, aku takut akulah orangnya”. Padahal disebutkan oleh Nabi SAW ,Shodiqul Masduq, bahwa beliau adalah sahabat yang dijamin syurga.

Ketika dilantik menjadi Khalifah, beliau tidak berusaha tidur dalam kesehariannya. Beliau berkata, “ aku tidak dapat tidur di waktu siang,karena takut urusan rakyatku tidak selesai. Dan aku juga tidak dapat tidur di waktu malam,karena takut urusanku dengan Allah tidak selesai”.

Salah satu karamah Sayidina Umar yang lain adalah dengan izin Allah beliau mampu mewujudkan teknologi komunikasi yang super canggih, “the power of taqwa”. Kisahnya, saat itu sayidina Umar sedang berkhutbah di Madinah di hadapan kaum muslimin, tiba-tiba dalam khutbahnya beliau berteriak keras : “Sariyah…pergi ke balik bukit…!” Orang-orang yang hadir saat itu terheran-heran mendengar teriakan beliau yang tiba-tiba. Sampailah beberapa minggu kemudian datang sepasukan kaum muslimin, dipimpin oleh Sariyah bin Zanim Al Khalji, pulang dari medan jihad di Yerusalem, Palestina. Sariyah menghadap Sayidina Umar dan menceritakan pengalamannya. Dia mengatakan bahwa, persis di hari dan waktu yang sama saat sayidina Umar berkhutbah di Madinah itu, Sariyah mendengar suara Sayidina Umar memerintahkan pasukannya agar pergi ke balik bukit. Sehingga di dapati pasukannya selamat dari kepungan musuh yang sangat banyak dan akhirnya tentara muslimin berhasil menduduki Yerusalem. Kisah terkenal ini disebutkan dalam kitab terbitan Beirut berjudul Thabaqat Al Munawi Al Qubra dan Jami’ Karamat Al Auliya’.

nil.jpg

Pernah suatu ketika di zaman pemerintahannya, sungai Nil mengalami surut dan kering airnya. Menurut bangsa Qibti ( Mesir ) seorang gadis perawan harus dikorbankan untuk mengalirkan kembali air sungai Nil. Mendengar hal itu Sayidina Amr bin Ash ( Gubernur Mesir saat itu ) mencoba menghalang karena kedatangan Islam telah menghapuskan kepercayaan bangsa Mesir jahiliyah tersebut. Tetapi usahanya tidak membuahkan hasil, sehingga beliau mengirim surat rujukan kepada Khalifah Umar ibnu Khatab. Membaca surat Amr bin Ash, Sayidina Umar kemudian segera menulis sebuah surat yang maknanya : “ Surat ini dikirim oleh Umar, Amirul Mukminin kepada sungai Nil. Wahai sungai Nil…Apabila air yang mengalir pada tubuhmu bukan dari kuasa Allah maka kami tidak memerlukanmu sama sekali, Tapi kami yakin Allah Maha Berkuasa dan kepadaNya kami memohoin supaya kamu mengalir ”.Kemudian Sayidina Umar memerintahkan Amr bin Ash untuk mengirimkan surat itu kepada sungai Nil dengan cara dihanyutkan ke dalam sungai Nil.Sungguh ajaib, dengan serta merta air sungai itupun mengalir seperti sedia kala sehingga akhirnya pengorbanan gadis perawan urung dilakukan, dan kewibawaan Islam pun naik di Mesir. Dalam kisah ini dapat kita fahami bahwa sungai Nil, sebagai makhluk Allah, pun taat pada khalifahNya. Kisah ini ditulis dalam kitab besar Nadharu Asasul Hukmiatul Islamiyah.

Kemudian, pernah suatu ketika di jazirah arab terjadi gempa bumi dahsyat. Waktu itu Sayidina Umar sudah diangkat sebagai Khalifah. Sungguh di luar lojik, hanya dengan tongkatnya Sayidina Umar memukul bumi yang sedang bergetar itu, sambil berkata : “ wahai bumi,engkau hamba Allah dan aku khalifahNya, mengapa engkau berguncang, apakah aku pernah bertindak tidak adil ke atas engkau?”. Dengan izin Allah bumi pun berhenti berguncang, bumi sebagai makhluk Allah pun ikut tunduk patuh kepada khalifah Allah, ”wakil Tuhan” di zaman itu. Dalam dunia wali orang seperti ini disebut Sohibuz Zaman / Ghauts / Khutubul Auliya’/ Sulthanul Auliya’ yaitu pemilik zaman, yang kepadanya Allah mewariskan bumi ini.

Allah berjanji dalam Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 105 : “ akan Aku wariskan bumi ini kepada hamba-hambaKu yang soleh( bertaqwa) ”.

Kepada Shohibuz Zaman ini Allah wariskan bumi atas dasar ketaqwaannya, Allah jadikan semua makhluk tunduk dan patuh kepadanya, binatang, tumbuhan, awan, angin, bumi, hujan, tanah,petir dsb. Sohibuz Zaman adalah wakil Allah di zaman itu, manusia yang paling bertaqwa di zaman itu dan manusia yang paling mengenal ( ma’rifat ) Allah di zaman itu. Dengan sebab / perantaraan ( wasilah ) dia Allah memberlakukan segala kejadian di dunia di zaman itu. Sewaktu ada Nabi dan Rasul maka merekalah Shohibuz Zaman di zaman mereka. Bahkan Rasulullah SAW bukan sekedar Sohibuz Zaman, baginda adalah Sohibul Azman ( pemilik seluruh zaman ) manusia yang paling bertaqwa, manusia yang paling dicintai Allah, pemimpin para Nabi dan para Rasul, pemimpin orang bertaqwa, imam seluruh manusia, uswatun hasanah dan rahmat bagi seluruh alam.

Setelah tidak ada Nabi dan Rasul, maka khusus untuk umat Nabi Muhammad, atas dasar kasih sayangNya, Allah tetap mengirimkan wakilNya di dunia. Orang ini bukan seorang Nabi dan juga bukan seorang Rasul, tetapi peranannya seperti Nabi dan Rasul. Dia diberi gelar Mujaddid, yang diutus Allah setiap seratus tahun di awal kurun hijriyah, yang tugasnya membawa manusia kepada Allah, mengembalikan manusia kepada Islam yang tulen, dia membangunkan sistem yang lain daripada sistem yang ada, yaitu membangunkan sistem Rasulullah, system Quran dan Sunnah, dia dan jamaahnya mampu melahirkan kebenaran (zohirina ‘alal haq) bukan sekedar memberikan slogan ataupun perkataan, mereka mampu melahirkan sistem hidup Islam secara riil ( madani ) di seluruh aspek kehidupan -akidah, ibadah, akhlak, dakwah, ekonomi, kebudayaan, teknologi, kesehatan, pendidikan dsb-.,Mujaddid akan memberi panduan yang paling tepat dalam mengamalkan Quran dan Sunnah di zamannya.

Gelanggang dakwah serta pengaruh seorang Mujadddid haruslah bersifat universal dan global artinya bukan bersifat lokal atau tidak dibatasi oleh etnik, bangsa dan negara. Dia tidak membawa ajaran baru tapi menunjukkan kepada manusia formula mengamalkan Islam yang tepat dan indah di zamannya.

Sabda Rasulullah SAW:

Artinya : Senantiasa ada satu thoifah ( jamaah ) yang sanggup menzahirkan kebenaran, tidak akan dapat dihancurkan oleh orang-orang yang menghancurkannya, hinggalah sampai datang ketentuan Allah ( hari Kiamat ). – Riwayat Muslim

Artinya : Sesungguhnya Allah membangkitkan untuk umat Islam seorang mujaddid (pembaharu) yang memperbaharui urusan agama (Islam) pada setiap awal kurun. – Riwayat Abu Daud

belief-no-place.jpg

Saat ini kita berada diawal kurun. Sesuai janji Rasulullah, maka semestinya Mujaddid itu telah lahir dan berperanan. Seluruh umat Islam bahkan seluruh manusia wajib mencari Mujaddid di zaman ini untuk mendapat panduan darinya. Karena Mujaddid inilah Pemimpin / Ulil Amri yang sebenarnya menurut kehendak Allah.Dia adalah sosok pemimpin yang bukan Nabi dan bukan Rasul, tapi menjadi bayangan Rasulullah, dia menyalin apa yang ada pada diri Rasulullah ( pribadinya, akhlaknya, ibadahnya, kasih sayangnya, kesabarannya, keberaniannya, lemah lembutnya, model keluarganya, model rumah tangganya, model jamaahnya,model perekonomiannya, model kebudayaannya, model ukhuwahnya, model pendidikannya, sampai hal-hal yang terkecil dari Rasulullah, yang di zamannya sudah ditinggalkan oleh umat Islam, dia mengamalkannya ) .

Dialah yang diberi gelar “ulama warasatul anbiya’“, sehingga Nabi SAW pernah bersabda mengenai Mujaddid ini yang maknanya “Ulama dikalangan umatku ialah laksana Nabi di kalangan Bani Israil“. Daripadanya kita akan memperoleh panduan hidup yang selamat dunia dan akhirat.

Mujaddid ( wakil Tuhan di zamannya ) yang dengan “ketaqwaannya” akan mampu menyelesaikan segala masalah dunia dengan cara yang Allah kehendaki. Termasuk di dalamnya masalah2 dunia saat ini, masalah Lumpur Lapindo, masalah multi krisis dunia, masalah bencana alam, masalah bencana transportasi, flu burung, Narkoba, AIDS, homoseksual, pornografi, berbagai macam masalah kemanusiaan, dan seribu satu masalah lainnya.

Masalah yang besar yang lain adalah manusia ditimpa bencana, kriminalitas, korupsi, penipuan, penyalahgunaan wewenang peperangan, pembunuhan, perkosaan, kemiskinan, kesusahan, kemunduran dsb.

Akan tetapi menurut seorang Mujaddid masalah yang lebih besar lagi adalah apabila manusia sudah kehilangan iman, kehilangan kasih sayang, kehilangan sifat redha, kehilangan sifat sabar, kehilangan sifat adil, kehilangan kemanuisaan, kehilangan sifat lemah lembut, kehilangan ruh ibadah, kehilangan khusuk dalam sholat, kehilangan rasa takut dengan Tuhan, kehilangan rasa malu dengan Tuhan, lalai dengan Tuhan,tidak takut dengan neraka, keruntuhan akhlak serta moral, dan kehilangan perkara2 maknawi/ruhani lainnya. Artinya kalau secara ilmu tasawuf boleh dikatakan ketika itu manusia sudah “kehilangan Tuhan”.

Bencana lahiriah atau materiil yang terjadi adalah bersumber dari bencana maknawi atau ruhani, yaitu apabila manusia sudah “kehilangan Tuhan”. Jika sudah demikian parah kerusakan dunia, meliputi yang materiil maupun ruhani, yang mikro maupun yang makro, maka artinya Tuhan akan segera mendatangkan “wakilNya” untuk menyelesaikan masalah dunia dengan cara yang Tuhan kehendaki. Mereka itulah para Nabi dan para Rasul. Di saat Rasul sudah tiada maka Tuhan menurunkan seorang Mujaddid.

Atas dasar ketaqawaan mereka, maka Allah memberi rizki dari sumber tidak terduga, menjamin rizkinya, memberi ilmu, mengampuni dosanya, akan dibuka pintu berkat dari langit dan bumi, akan dibela oleh Allah, diterima ibadahnya, diterima taubatnya dihindarkan dari bala bencana, dibantu dalam segala urusannya, dll janji2 Allah bagi orang yang benar2 bertaqwa. Manusia yang jelas2 bertaqwa adalah para Nabi dan Rasul, Ulama pewaris nabi dan para Mujaddid di setiap zaman.

Baca juga artikel “Lumpur Panas Sidoarjo : Menyelesaikan Masalah dengan Cara Tuhan”

Advertisements

36 comments on “Sayidina Umar bin Khattab RA dan Bencana Lumpur Panas

  1. betul..ktika dah ga ada lagi Nabi dan Rasul2 Allah di muka bumi ini. Allah tentu tidak akan biarkan kita hidup tanpa pimpinan. menggapai cintaNya, tidak mungkin tanpa pimpinan. kalo kita belajar di skul aja perlukan guru. apalagi u masalah akhirat, kita perlu pakar yang Tuhan dah sediakan untuk kita sebenarnya. 😉
    kalau keadaan dunia sudah sebegini hancurnya, apa iya pemimpin yg Allah utus itu belum ada? rasanya ga mungkin.. karena diantara milyaran manusia yang dah lalai dengan Tuhan, toh masih ada sebuah golongan umum mukmin yg ganjil di kalangan manusia. mereka masih menghidupkan sunnah Rasulullah, mereka masih sibuk memperjuangkan Tuhan di kala manusia di hari ini dah melupakan Tuhan.. ya kan? kalau begitu, golongan umum mukmin ynag kecil tapi ganjil karena cara hidup mereka yang mengikuti tradisi para Solihin, atau paling ga udah ke arah sana, mereka pasti dipimpin oleh pemimpin lantikan Tuhan, yang bertaqwa di zaman ini..yang padanyalah manusia dapat menyelesaikan segala permaslahan yang dah semerawut di zaman ini. Pintar, karena ilmunya dari Tuhan, bukan dari saintis ciptaan Tuhan. kalau begitu, ilmunya pasti luar biasa & pasti sesuai dengan fitrah manusia. karena ia berasal dari Tuhan. 😉
    kalau mau ktemu raja di istananya aja kita perlu lewat pengawalnya dulu, apalgi untuk sampai pada Tuhan, Maharaja dunia dan akhirat..kan ga mungkin kita nyelonong aja..ga sopan 😉
    kalau bgitu, marilah kita minta sungguh2 ditunjukkan oleh Tuhan Yang Maha Penyayang itu, pemimpin lantikan Tuhan di zaman ini,agar kita selamat menuju Tuhan..amin

  2. Pingback: Strongest Men on Earth « Eastern Earth

  3. Terimakasih kesudiannya berkunjung ke blog agor, juga artikel menarik di atas yang mengaitkan bencana lumpur Sidoarjo dan kearifan seorang pemimpin formal masyarakat. Mau tidak mau saya juga mengaitkan dengan hal ini dan kadang hati kecil bertanya : Apakah penanganan lumpur sudah disertai juga dengan penanganan metafisik, permohonan kepada Allah. Jawabnya tentu. Tak akan kita sangkal. Namun juga ada fakta lain, seperti melemparkan kambing hidup-hidup ke pusat semburan lumpur di permukaan semburan, memberikan sesajen. Apapun yang menjadi tujuannya, membuat bertanya kembali Apakah keridhoan Allah akan juga terpenuhi.
    Apakah tidak juga hal ini menjadi pelajaran.
    Belum lagi penanganan bencana kemanusiaan yang terjadi.

    Sepertinya mujahid di sekitar itu belum tampak juga….

  4. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan nampak siapa pemimpin yang dijanjikan tersebut yang sesuai dengan ciri-ciri di atas. Sebab kita sudah berada di awal kurun, pemimpin bertaqwa sekaligus wakil Allah di zaman ini pasti sudah ada.

  5. Lumpur Lapindo adalah akibat dari Grup Bakrie (NDB) yang menyakiti seorang anak wali qutub yang sedang menjalani kehidupan seorang pengusaha dimana tagihan kepada mereka tidak dibayar dan di biarkan dengan semena-mena, dimana kejadiannya di wisma bakrie kemang 1 hari sebelum lumpur mulai meledak, dan pada saat itu anak wali qutub tersebut berdoa pasrah kepada Allah dalam tangisan… its true, dialah yang mampu menutup lubang sumur itu.. haqul yakin, please istikhoroh atau tanya sama kiyai hebat

  6. Sabar mas se ikhwan, lumpur lapindo sebentar lagi tertutup, ini sebagai pelajaran buat umat islam indonesia, agar segera menegakkan ukhuwah islamiyah menyongsong yang ditunggu-tunggu

    anonim : Wahai umat islam yang bersyahadat bersatulah, jangan berpecah-pecah, selama masih syahadat tauhid adalah saudara, jangan hal2 perbedaan syari menjadi dasar benci membenci, ukhuwah…. ukhuwah…ukhuwah.., kebenaran kesatuan umat segera datang …. Janji Allah dan Rasulnya adalah hukum kebenaran haq.

    #aboutmiracle : mohon maaf sebelumnya, 2 comment diatas saya jadikan satu, sebab berasal dari ID yang sama. Komentar di sini termoderasi oleh blogmaster.

  7. jreng….
    senangnya mendengar ada yang masih percaya adanya wali Qutub dan mengharap bantuannya.

    Jadi rindu malam senin dan malam jumat kala wali-wali kutub dipanggil….

    La ilahaillah 3x
    Muhammadurrasulullah

    Saalnakum saalnakum walizulfa rajaunum
    Wafi amrin qasadnakum fashuddu ‘azmakum llillah

    Waya aqtabu waya anjabu waya sadatu waya ahbab
    waantum yaulil albab ta’alau wansyurulillah

    dsd…sila lihat di: http://kawansejati.ee.itb.ac.id/file-tahlil

  8. Insya Allah peristiwa lumpur Lapindo akan menjadi petunjuk tentang kedatangan hamba Allah yang ditunggu-tunggu dan memang telah ada ditengah-tengah kita……

    Wahai umat islam yang bersyahadat bersatulah, jangan berpecah-pecah, selama masih syahadat tauhid adalah saudara, jangan hal2 perbedaan syari menjadi dasar benci membenci, ukhuwah…. ukhuwah…ukhuwah.., kebenaran kesatuan umat segera datang …. Janji Allah dan Rasulnya adalah hukum kebenaran haq,
    jadi sabarlah, memperkuat ibadah masing-masing, hamba Allah dari Timur telah hadir ditengah kita dan mengamati kita, Hadir di Barat Jawa bukan bersosok ulama dan berjalan di pasar-pasar, ingatlah tanda-tanda bahwa orang muslim sendirilah yang banyak menolak kehadirannya, bagai orang yahudi+israel menolak Muhammad sesama agama hanif Ibrahim, iqra…. bukalah qalbumu bukan bacalah

  9. keluarga saya pernah mengusulkan pada pemerintah tentang penyelesaian masalah lapindo. usulan itu sudah sampai ke asisten ahli menteri tapi ditolak. dan lebih memilih solusi dari jepang yang lebih mahal. menurut kami (atas dasar penghitungan teknik) di kota sidoarjo yang sekarang akan terbentuk bukit. timbunan lumpur yang sekarang ini akan ambles karena tanah dibawahnya tidak mampu menanggung massa lumpur. sebagian massa akan masuk kembali kedalam bumi tapi sebagian lagi akan tetap berada di permukaan menjadi sebuah bukit.

  10. Assalamualaikum.
    Salam Hormat selalu dari Aghis Fathoni R. saya seneng sekali baca cerita-cerita ulasan dan dikaitkan dengan sejarah Islam karena banyak sekali Generasi Islam yang buta dan banyak sekali sejarah yang dibelokkan/ditambahi bumbu pemanis agar lebih dipercaya , kaya sekarang ini orang – orang banyak sekali dilupakan , terlena, Keserakahan dan angkara murka yang terus mendera bangsa ini karena banyak sekali orang menghalalkan segala Cara untuk meraih tujuan asal senang harta melimpah lupa akan segalanya, Serta logo Halal bahkan Al-Quran di Eksploitasi. Dai -dai Karbitan Bermunculan di Bulan suci Raamadhan semua mendongeng dan bercerita padahal apa yang di omomgkan hanya jadi Tontonan, Lihat aja ada HTI, FPI, LDII, NU, Muhammadiyah, JIL, Jamaah -jamaah lainya yang Mengklaim mereka paling bener sedang orang yahudi melihat Itu kaya Hewan Aduan yang mudah sekali untuk di kompori/ di adu domba padahal Tuhan dan Nabi Sama Kenapa Harus Perang Saraf Capeek Deh Mending Tidur Biar aja Perang toh semua akan mati dan mati dan tanggung jawab atas perbuatannya di dunia jika Udah Gitu tinggal Pilih Surga ? / Neraka ? ( Neraka aja Wes Kan mereka yang bikin Umat bingung keblinger.

  11. Pingback: Matahari Terbit dari Barat di Negeri 1001 Bencana « Eastern Earth | مشارق الأرض

  12. Kiamat memang sudah dekat, Rasulullah telahpun mengkabarkannya. Kapan waktunya hanya Tuhan yang Maha Tahu.
    Bagi kita yang penting, kalau kiamat terjadi besok atau kita mati besok, apakah kita sudah bersiap sedia dengan segala perbekalannya?!

    Tuhan berjanji melalui Rasulullah bahwa Islam akan kembali gemilang sebelum dunia di kiamatkan…InsyaAllah tidak lama lagi, sebab dunia udah mencapai klimaksnya…

    🙂

  13. Pingback: Indonesia Negeri 1001 Bencana : Versi Sopir Bus dan Kondekturnya… « ABOUTMIRACLE

  14. Semoga Allah selamatkan kita dari fitnah akhir zaman. Dalam kekalutan fitnah melanda, memang amat susah menentu siapa dipihak yang dijanjikan itu.

    Benarlah sabda Rasul junjungan bahawa kita hendaklah bersatu dengan mereka ini (pihak yang benar) biarpun terpaksa merangkak di atas salji. Memperlihatkan kepayahan yang melanda dalam usaha tersebut. Dan fitnah merupakan antara perkara paling buruk di dunia, hinggakan isteri sanggup menjauhi suami,anak sangup menderhakai ibu dan saudara sanggup berbunuhan.

  15. alhamdulillah…………… kita masih percaya adanya wali kutub.
    emang benar tanda2 kiamat sudah terlihat,maka dari itu kita semua harus siap apabila suatu saat kiamat datang kita harus siap dengan ilmu yang bermanfaat dan amal sholeh…………

    amien……………

  16. Satu khazanah yang sudah dihilangkan dan dilenyapkan oleh kaum wahabi adalah hal2 keruhanian, tawasul, wali kutub dsb..

    Justeru ia adalah senjata dan teknologi ummat Islam…

  17. Masohibul,

    i just picked it up from internet. If u have a lot of time so u can browse them in flickr and google,
    insyaAllah u will find them better than mine 😉

  18. Assalamu’alaikum

    setelah membaca sebagian tulisan ini, tertera firman Allah QS. Al-Anbiya 105, ada sedikit perbedaan arti dengan yang saya kutip, mohon dicek :

    “Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh.”

    Wassalamualaikum

  19. w’salam

    Loommy, ya betul sekali, memng itu terjemahan aslinya dan yang selengkapnya.

    Yang tertulis di post ini sekadar menyampaikan point utama, bukan terjemahan kata perkata.

    Terimakasih. : – )

  20. Saya belum sempat download dan membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan lumpur lapoindo (sesuai dengan artikel diatas, sekarang saya mau donload kok tidak bisa ya?

    Mohon penjelasannya saya ingin sekali membaca artikel-artikel tersebut.

    Terima kasih banyak atas perhatiaanya

  21. Terima kasih mbak Nanik, mungkin sedang down servernya, insya Allah nanti kalau saya jumpa artikel serupa di internet atau di mana2 tempat, akan saya hantar via email anda…

  22. Assalamualaikum,

    Terima kasih, mohon artikel yang “37 pendeta nasrani menunggu Imam Mahdi” karena file saya hilang.

    Wassalamualaikum

    Salam hormat

  23. wa’laikum salam mbak Nanik, saat ini artikel tersebut sudah boleh dibuka dari webnya langsung, Alhamdulillah. Kemarin sempat down servernya. Silakan dicoba.

  24. Pingback: Bukan siapa yang salah, tapi bagaimana pemaknaan kita « not just a story but creat my own hiStory

  25. Kita tidak tahu apa dibalik ini semua.tapi aku yakin semua yang di berikan oleh Allah kepada kita pasti ada manfaat dan hikmahnya.
    semoga kita dapat lebih dekat lagi kepada Allah

  26. Hikmahnya, karena bencana ini sepertinya tidak ada tanda2 surut, maka orang2 yang sebelumnya tidak peduli jadi bertanya2 begini ” apa ya hikmah yang sedang Allah ajarkan pada kita…?” 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s